2020 : Pengembangan Metode Data Hiding dan Optimasi Intrusion Detection System pada Jaringan Komputer untuk Proteksi Data

Waskitho Wibisono S.Kom., M.Eng., Ph.D
Prof. Tohari Ahmad S.Kom., MIT, Ph.D
Royyana Muslim Ijtihadie S.Kom, M.Kom., Ph.D


Abstract

Seiring dengan berkembangnya teknologi informasi dalam beberapa dasawarsa terakhir, terdapat beberapa tantangan dan persoalan dalam hal keamanan data. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan peningkatan keamanan dan penyembunyian data (data hiding) agar tidak mudah diambil alih oleh pihak yang tidak berwenang. Metode data hiding adalah salah satu bidang penelitian yang populer dalam paradigma keamanan informasi. Namun, dalam penerapannya, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan seperti kapasitas data yang bisa diprotek dan tingkat kemiripan (similarity) antara obyek stego dengan obyek aslinya. Dalam penelitian ini, kami mengembangkan metode data hiding tersebut berdasarkan QGDEC menggunakan logika fuzzy yang sesuai untuk mengatasi dua permasalahan tersebut. Proteksi data juga dilakukan dengan pendeteksian adanya intrusi yang mungkin masuk ke dalam jaringan komputer dimana data tersebut tersimpan. Untuk keperluan ini, optimasi yang bertujuan untuk meningkatkan akurasi deteksi juga menjadi fokus penelitian. Terlebih lagi, beberapa algoritma yang ada saat ini masih mempunyai kelemahan dalam hal komputasi. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian awal sudah kami lakukan bersama tim mahasiswa yang tergabung dalam usulan penelitian ini, yang hasilnya telah dipresentasikan dalam dua seminar internasional, yaitu: 2019 IEEE International Conference on Signal and Image Processing Applications (ICSIPA) di Kuala Lumpur, Malaysia, dan 2020 The International Conference on Smart Technology and Applications (ICoSTA) di Surabaya, Indonesia. Hasil penelitian awal tersebut selanjutnya digunakan sebagai dasar pengembangan lebih lanjut pada penelitian yang kami usulkan. Dalam penelitian ini, kami berusaha untuk mendapatkan luaran berupa publikasi di jurnal internasional terindeks Scopus Q2, dan sebagai tambahan adalah prosiding seminar internasional yang juga terindeks.