2013 : SEGMENTASI PEMBULUH DARAH RETINA BERBASIS FUZZY C MEANS DAN ESTIMASI DIAMETER PADA TITIK PERCABANGAN

Prof. Ir. Handayani Tjandrasa M.Sc., Ph.D.


Abstract

Hypertensive Retinopathy adalah penyakit yang dapat merubah diameter pembuluh darah retina yang disebabkan adanya peningkatan tekanan darah pada penderita. Pengukuran diameter pembuluh darah retina perlu dilakukan secara cepat dan akurat untuk proses diagnosis pada pasien penderita Hypertensive Retinopathy, karena dengan mengetahui perubahan diameter pembuluh darah retina lebih awal dapat mencegah terjadinya kerusakan pada mata yang lebih parah. Nilai perubahan ukuran diameter pembuluh darah retina menjadi parameter penting dalam mendiagnosis Hypertensive Retinopathy. Sehingga diperlukan sebuah metode yang dapat memprediksi perubahan diameter pembuluh darah retina pada titik percabangan. Fungsi lingkaran merupakan metode yang mampu mengukur diameter pembuluh darah retina yang berstruktur lurus dan bercabang. Algoritma Fuzzy C Means memiliki kemampuan mendeteksi pembuluh darah retina yang abnormal serta lebih cepat dibandingkan dengan teknik konvensional, dan tidak mudah terpengaruh oleh citra yang terdapat noise. Pada penelitian ini diusulkan metode pengukuran diameter pembuluh darah dengan menerapkan fungsi lingkaran pada titik percabangan, dan diawali dengan penerapan algoritma Fuzzy C Means sebagai proses segmentasi citra retina,. Hasil penelitian pada citra retina disegmentasi dengan fuzzy c means dengan cluster 7 dan pengukuran diameter pembuluh darah pada jari-jari penampang lingkaran yang bervariasi yaitu 12 piksel, 10 piksel, 8 piksel dan 6 piksel dan didapatkan tingkat kesalahan root square error 1,250 piksel untuk pengukuran …