2021 : OPTIMASI PROSES EKSTRAKSI SILIKA DARI LUMPUR LAPINDO SEBAGAI BAHAN SOLID ELEKTROLIT

Vania Mitha Pratiwi ST, MT

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh penambahan silika (x=1,5;2;2,5) kinerja elektrokimia Natrium Superionic Conductor (NASICON) elektrolit padat (Na1- xZr2SixP3-xO12) dengan memanfaatkan silika hasil ekstrak limbah bencana lumpur lapindo brantas. Metode sintesis silika gel dalam penelitian ini menggunakan metode hidrotermal. Sintesis diawali dengan membuat larutan asam silikat (Na2SiO3.xH2O) dengan cara mengekstrak abu bagasse dengan larutan NaOH 2 N dan kemudian dititrasi dengan larutan HCl 1 N hingga terbentuk gel dan dikeringkan pada temperatur 100 οC dalam oven. Kemudian, silika yang dihasilkan dimasukkan Ball Mill dengan variasi mol 1,5; 2; dan 2.5 beserta bahan utama lainnya yaitu Na2CO3, NaH2PO4, ZrO2 dan menambahkan metanol diputar pada kecepatan 700 rpm untuk membentuk NASICON. Hasil Perncampuran dikeringkan pada temperatur 120οC kemudian dikalsinasi dalam tungku pada temperatur 900 οC selama 4 jam diikuti dengan hasil kalsinasi NASICON partikel tekanan kompaksi dari 400 kg/cm2 dan sintering pada 1200 temperatur οC selama 20 jam. Hasil serbuk NASICON tersebut akan diuji SEM (Scanning Electron Microscopy) untuk mengetahui perbedaan morfologi permukaan dari pengaruh penambahan silika (x=1,5;2;2,5). Selain itu juga akan diuji Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS) untuk mengetahui konduktivitas ioniknya berdasarkan impedansi yang ditunjukkan oleh software tersebut. Selanjutnya uji Cyclic Voltammetry untuk mengetahui kapasitas penyimpanan dari solid electrolyte yang dihasilkan dan kemudian dibandingkan dengan elektrolit komersial. Kata kunci : Lumpur lapindo, hidrotermal, NASICON, solid electrolyte, Fast Ionic Conductor