2021 : Model strategis rantai pasok biodiesel dengan mempertimbangkan ketidakpastian

Prof. Iwan Vanany ST., M.T., Ph.D.

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi untuk memberikan kontribusi penguatan energi nasional dengan pengelolaan energi biodiesel dalam konteks rantai pasok. Ancaman krisis energi mulai membayangi negara-negara di dunia. Kini usaha-usaha untuk mengembangan alternatif sumber energi terbarukan mendesak dilakukan untuk mencapai ketahanan energi di masa mendatang. Selain krisis energi fosil, meningkatnya kerusakan lingkungan akibat emisi karbon disinyalir juga menjadi alasan pentingnya mengapa dilakukan pengembangan energi terbarukan. Salah satunya adalah bioenergi yang merujuk pada produksi energi berupa bahan bakar cair, gas dan padat berbasis biomasa yang berasal dari makhluk hidup (non-fosil). Pada bahan bakar cair utamanya biodiesel telah menjadi fokus perhatian di beberapa negara termasuk Indonesia. Implementasi pemanfaatan biodiesel telah diakui dapat mengurangi emisi CO2, menghemat devisa negara, dan perluasan kesempatan kerja. Pada pengembangan biodiesel, salah satu faktor penting yang mempengaruhi efisiensi dan efektifitasnya adalah pada manajemen rantai pasoknya. Penelitian sebelumnya menggunakan model berbasis Geographical Information System (GIS), optimisasi, dan simulasi. Namun, model-model tersebut sebagian besar menggunakan parameter yang bersifat tetap (deterministik), padahal permasalahan dalam rantai pasok biodiesel mengandung unsur ketidakpastian yang tinggi dan kompleks seperti terkait iklim, karakteristik fisik dan kimiawi, distribusi geografis, struktur suplier biomasa, infrastruktur dan transportasi, kontrak suplier dan kebijakan pemerintah. Saat informasi yang tersedia tidak lengkap maka tingkat ketidakpastian dalam pengambilan keputusan pada level strategis, taktikal maupun operasional akan tinggi. Melihat karakteristik tersebut, diperlukan model simulasi yang dapat memformulasikan strategi yang tepat untuk mengelola sumber-sumber ketidakpastian mulai dari hulu sampai dengan hilir di sepanjang rantai pasok biodiesel. Selain itu, titik kritis keberlangsungan industri biodiesel terletak pada kebijakan pemerintah utamanya terkait insentif kepada para pelaku usaha. Selanjutnya, strategi yang telah dirumuskan akan diuji dengan pengembangan skenario-skenario dengan menggunakan simulasi sistem dinamis sehingga diperoleh suatu kebijakan yang komprehensif.