2021 : Uji Eksperimental Perilaku Geser dan Tekuk Pada Corrugated Steel Web Girder Berbadan Ganda Berisi Beton Akibat Beban Lentur Statis

Ir. Heppy Kristijanto MS.

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

ABSTRAK Penggunaan material baja pada struktur bangunan saat ini paling banyak diminati disamping material beton.Hal ini disebabkan karena keistimewaan material baja yang mempunyai sifat-sifat seperti : berkekuatan yang tinggi (high strength), berat struktur secara keseluruhan relative ringan, daktail dan mudah dalam fabrikasi. Namun, baja lebih potensial terhadap bahaya tekuk (buckling) karena bentuk profil baja yang cukup langsing. Pada struktur jembatan, umumnya penggunaan profil girder lebih diminati karena memiliki momen inersia penampang yang besar. Tetapi, perlu diingat bahwa girder yang digunakan pada struktur jembatan pada khususnya, akan menerima gaya geser yang cukup besar. Sehingga perlu pelat pengaku untuk mencegah terjadinya tekuk lokal. Penambahan pelat pengaku tersebut secara otomatis akan menambah berat sendiri dari profil girder tersebut. Di samping itu secara arsitektural, penambahan pelat pengaku ini tidak estetis dan terkesan kaku. Sebagai alternatif, modifikasi pada bentuk pelat badan girder menjadi tema penelitian ini. Pada penelitian ini, pelat badan girder dimodifikasi dengan bentuk gelombang ganda dan diisi beton (Double Corrugated Web Girder Infilled Concrete / DCWGIC). Untuk mengatasi tekuk ke arah luar dari pelat badan bergelombang, maka dipasang semacam angker dibeberapa tempat. Profil ini memiliki tahanan tekuk lokal yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan profil girder baja tanpa berpengaku (Unstiffened Girder/UG), profil girder baja dengan pengaku (Stiffened Girder) maupun profil girder baja dengan badan berbentuk Corrugated Tunggal (Single Corrugated Web Girder / SCWG). Studi terhadap perilaku dari Corrugated Web Girder (CWG) ini masih sangat terbatas, terutama untuk jenis Double Web ( badan ganda) Dalam proposal ini, penelitian tentang profil girder baja DCWGIC akan dilakukan dengan pengujian terhadap benda uji yang berupa girder baja dengan ukuran yang cukup besar yaitu panjang 3 meter dan tinggi 1 meter serta tebal badan adalah 2 x 1 mm, sehingga diharapkan akan didapatkan hasil yang cukup baik dalam memprediksi perilaku DCWGIC. Pengujian dilakukan di Workshop Laboratorium Struktur, Departemen Teknik Sipil, FTSLK, ITS dengan memberikan beban lentur statis menggunakan mesin UTM kapasitas 100 ton. Pada benda uji tersebut dipasang Load Cell, Strain Gauge dan LVDT. Selain itu akan diukur juga imperfection dari benda uji. Hasil yang diperoleh dari pengujian ini antara lain adalah beban maksimum, lendutan yang terjadi, regangan dan bentuk keruntuhan girder. Kata Kunci: High strength, buckling, Double Corrugated web girder, Strain Gauge, imperfection,