2021 : ADOPSI BUSINESS PROCESS MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN KINERJA ORGANISASI DI INDONESIA

Mahendrawathi ER. S.T., M.Sc., Ph.D

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Business Process Management (BPM) sudah menjadi salah satu disiplin penting karena berbagai penelitian menunjukkan bahwa organisasi yang berorientasi proses bisnis mencapai kinerja yang lebih baik dari pada yang tidak. Namun demikian organisasi di Indonesia masih sedikit yang telah mengadopsi BPM. Masih rendahnya tingkat adopsi BPM di Indonesia dapat menimbulkan tantangan bagi perusahaan di Indonesia untuk bersaing secara kompetitif dalam era ekonomi global. Salah satu tahap terpenting dalam hal adopsi BPM adalah bagaimana meyakinkan organisasi tentang nilai-nilai mengadopsi BPM. Kegagalan untuk mengenali dan menghubungkan BPM dengan nilai-nilai perusahaan dapat berdampak negatif terhadap keputusan organisasi untuk mengadopsi BPM. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan baik dari sisi praktis maupun teoritis dengan menyelidiki tahapan pra-adopsi dari perspektif organisasi di Indonesia yang belum mengadopsi BPM. Tahap pertama dari proses adopsi adalah tahap pengetahuan. Hal pertama yang akan diteliti adalah sejauh mana pengetahuan non-adopter dari BPM, yaitu, apakah mereka memahami apa artinya BPM dan apa yang termasuk di dalam inisiatif BPM. Selanjutnya akan diteliti tentang bagaimana meyakinkan non-adopters tentang nilai BPM yang terjadi pada fase persuasi. Untuk mencapai tujuan penelitian, survei online dilakukan di berbagai perusahaan di Indonesia. Survei dirancang untuk menilai tingkat kematangan orientasi proses bisnis yang akan digunakan untuk menentukan tingkat adopsi BPM organisasi, yaitu apakah termasuk pengadopsi, pengadopsi sebagian, atau non-adopters, partial adopters atau adopters dari BPM. Hasil survei juga akan dipakai untuk mengelompokkan (kluster) dan divisualisasikan dengan dashboard sehingga organisasi dapat melakukan benchmarking. Kuesioner tindak lanjut kemudian dikirim ke organisasi yang diklasifikasikan sebagai non-adopters dan partial adopters tertentu yang selanjutnya akan dianalisis secara statistik untuk mendapatkan daftar nilai yang menurut organisasi paling menarik untuk adopsi BPM. Hasil yang diperoleh diperoleh dari penelitian ini adalah analisis tentang nilai-nilai BPM yang dianggap penting oleh organisasi di Indonesia. Analisis ini sangat penting untuk menemukan cara terbaik untuk menarik minat organisasi non-adopter untuk mengadopsi BPM. Wawasan akan menjadi penting bagi peneliti dan konsultan untuk menyesuaikan solusi BPM inovatif yang akan membawa nilai-nilai yang diperlukan, yang mengarah pada keputusan adopsi oleh calon pengadopsi BPM. Hasilnya juga akan menjadi penting bagi orang-orang di dalam organisasi untuk memastikan dukungan dari manajemen puncak dengan memilih proyek BPM secara cermat untuk membawa nilai-nilai yang diperlukan. Luaran dari penelitian ini adalah publikasi pada jurnal terindeks Q2, tugas akhir berupa kluster organisasi di Indonesia dan prototipe dashboard untuk benchmarking organisasi di Indonesia berdasarkan tingkat orientasi proses bisnisnya.