2021 : Business Transformation Decision Analysis Using Monte-Carlo Simulation and Expected Value Of Imperfect Information

Dr. Eng Erwin Widodo ST., M.Eng.

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pengembangan kegiatan pariwisata suatu negara amatlah penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, terlebih setelah terjadinya pandemi Covid-19. Sebagai negara dengan bermacam peninggalan budaya dan destinasi pariwisata, Indonesia telah mrencanakan program penunjang kegiatan pariwisata melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2020-2024, termasuk fokus kepada entitas bisnis di dalamnya untuk mencapai target kontribusi PDB, tingkat ketenaga kerjaan, pertukaran valas, dan lainnya untuk pertumbuhan ekonomi kreatif dan mandiri. Sebuah perusahaan dapat dikatakan sebagai salah satu pemain dan kontibutor utama dalam kepariwisataan bila mampu mengambil bertanggung jawab untuk target pengembangan negara dengan visi mereka untuk melakukan transformasi bisnis. Tranformasi utama akan dilakukan untuk aktivitas bisnis retail dan perdagangan, dengan retail berfokus untuk go online dan mengintegrasi penyediaan cendera mata dan produk lokal lainnya di sepuluh prioritas destinasi wisata Indonesia. Sedangkan, bisnis perdagangan akan berfokus pada merubah kontribusi pendapatan terbesar dari impor menjadi eskpor melalui pemberian fasilitas pendanaan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai trade financier. Tranformasi aktivitas bisnis sebagai trade broker menjadi trade financier membutuhkan dana awal yang cukup besar untuk memfasilitasi jutaan UMKM. Situasi ini mengharuskan perusahaan integrator pariwisata ini untuk mengajukan perencanaan pendanaan dari pemerintah yang cukup besar pula. Memahami situasi permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan integrator ini, perlu diusulkan sebuah cara yang sistematis untuk mendapatkan wawasan dan pemahaman yang mendalam dengan menkonsiderasi ketidakpastian, macam tujuan, dan kompleksitas yang ada untuk meminimasi risiko biaya yang secara langsung mempengaruhi keuntungan perusahaan. Studi riset ini akan menilai kelayakan pengambilan keputusan transformasi bisnis perusahaan integrator dan memahami sensitivitas dari parameter tertantu terhadap keputusan akhir dan biaya yang sebanding untuk penggunaan jasa konsultan. Penelitian ini akan menggunakan metode analisa keputusan dan analisa biaya. Entitas bisnis mengutamakan keuntungan sebagai parameter keputusan, karenanya penulisa akan menghitung keuntungan yang diproyeksikan pada tahun 2020-2025 dengan dan tanpa bantuan pendanaan pemerintah yang menkonsiderasi adanya perubahan pemasukan pada sektor ekspor. Hal ini penting dalam rangka meningkatkan gross domestic production growth. Perbandingan keuntungan dilakukan melalui analisa keputusan yang mengkonsiderasi risiko biaya keputusan perusahaan integrator dan perubahan nilai kemungkinan pendanaan disetujui berdasarkan data historis yang disimulasikan menggunakan Monte-Carlo. Lalu, untuk menilai kelayakan biaya yang dikeluarkan untuk penggunakan jasa konsultan, studi riset ini akan mengkonsiderasi expert judgment konsultan menggunakan expected value of imperfect information (EVII) dengan Teorema Bayes. Selanjutnya, analisa sensitivitas dengan merubah beberapa parameter seperti nilai awal market size dan tingkat pertumbuhannya, serta harga pokok penjualanakan dilakukan untuk memahami efek perubahannya terhadap keuntungan dan keputusan.