2020 : Studi deformasi di Jawa Timur menggunakan data pengamatan GPS Tahun 2015-2019

Putra Maulida S.T., M.T.
Dr. Eko Yuli Handoko ST.,MT.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Aktivitas tektonik di Indonesia cukup tinggi dan banyak memakan korban jiwa maupun harta. Tentunya semua kejadian tersebut berhubungan erat dengan posisi Indonesia yang terletak di antara 4 lempeng dunia, yaitu Lempeng Indo-Australia, Eurasia, Pasific dan Filipina. Wilayah penunjaman lempeng lautan ke bawah lempeng benua disebut sebagai zona subduksi yang menghasilkan banyak gempa. Kejadian-kejadian gempa ini mengakibatkan kerugian secara materiil maupun jiwa. Gempa Aceh pada tahun 2004 mengakibatkan kematian lebih dari 220 ribu manusia di 14 negara dan dianggap sebagai bencana ke-2 terburuk sepanjang sejarah. Jika dilihat lebih lanjut kejadian gempa setelah 2004 meningkat dengan pesat. Dari tahun 1963-2003 tidak pernah terjadi gempa dengan magnitudo lebih dari 8, tetapi setelah terjadi gempa 2004 terjadi 5 kali gempa dengan magnitudo lebih dari 8. Selain itu, juga peristiwa gempa yang mengguncang Pidie Jaya di akhir tahun 2016 juga memberikan informasi baru adanya sumber gempa di utara Pulau Sumatera. Jika secara seismisitas informasi gempa hanya diperoleh saat terjadinya guncangan, maka dengan menggunakan data geodetik pola deformasi baru selalu dapat diamati. Dengan menggunakan data pengamatan GPS kontinyu, riset ini akan menganalisis pola deformasi di Jawa Timur. Pada tahun 1994, gempa dengan magnitude 7.8 pernah mengguncang selatan Banyuwangi yang memicu tsunami. Pulau Jawa yang terkenal cukup tenang dari aktivitas tektonik di zona subduksinya seharusnya juga menjadi perhatian. Apalagi posisi kota besar di Jawa yang dilakui sesar-sesar aktif. Sesar aktif di Jawa Timur merupakan segmen dari sesar kendang yang terbagi dalam beberapa bagian. Aktivitas sesar ini cenderung lokal akan dianalisis dengan menggunakan data pengamatan GPS. Penelitian ini akan dilaksanakan dalam jangka waktu 1 tahun. Target luaran dari penelitian ini adalah paper yang dapat dimuat di jurnal Internasional. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi penentuan sumber potensi gempabumi di Jawa Timur. Kata kunci: Gempa bumi, pola deformasi, GPS kontinyu