2021 : PENGEMBANGAN INTELLIGENT EXPERT SYSTEM UNTUK PENDAMPINGAN IBU HAMIL: PRE-NATAL DAN POST-NATAL CARE

Retno Aulia Vinarti S.Kom., M.Kom.

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Konsultasi kehamilan biasanya dilakukan oleh ibu hamil setiap bulannya sampai waktu kelahiran tiba. Namun, pada masa pandemi ini, ibu-ibu hamil dihimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah termasuk konsultasi kehamilan karena ibu hamil merupakan salah satu golongan yang rentan terinfeksi penyakit menular. Kondisi ini berdampak pada menurunnya jumlah kunjungan konsultasi kehamilan bersama Bidan atau Dokter Spesialis Kandungan. Awalnya, sebelum masa pandemi, kunjungan kehamilan bisa mencapai 9-10x. Saat pandemi, dianjurkan untuk maksimal 6x kunjungan saja. Oleh karena itu, kunjungan kehamilan yang semakin sedikit ini sebaiknya ditingkatkan kualitasnya dengan menghadirkan sebuah sistem pakar yang berfungsi untuk (1) mengoptimalisasi kunjungan fisik dengan cara menyediakan topik diskusi yang relevan dengan kondisi terkini dan Riwayat ibu hamil, (2) menggantikan peran Bidan atau Dokter Spesialis Kandungan untuk proses monitoring yang bisa dilakukan secara mandiri di rumah, dan (3) menyediakan rujukan informasi yang valid untuk pre-natal dan post-natal care. Sistem pakar ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada ibu hamil terutama untuk post-natal care yang sering diabaikan oleh ibu yang setelah melahirkan (contoh: perawatan nifas, baby blues syndrome, post-partum depression, dan program hamil kembali). Sebagai awalan, sebuah preliminary research akan dilaksanakan dengan tujuan menjaring pengetahuan dan sumber rujukan informasi yang biasa dipakai oleh ibu hamil. Berikutnya adalah literature review untuk implementasi kesehatan reproduksi pada wanita dalam bentuk sistem informasi, sistem pakar, atau aplikasi mobile. Selanjutnya adalah knowledge acquisition dari dokter spesialis kandungan yang berkisar pada pre-natal dan post-natal care. Setelah didapatkan pengetahuannya, berikutnya adalah knowledge representation dan pengembangan inference engine. Setelah sistem pakar selesai, maka fase uji coba dan validasi hasil oleh pakar akan dilakukan. Terakhir adalah launch sistem pakar, publikasi dan pendaftaran HKI.