2021 : BIOREMEDIASI TANAH TERCEMAR HIDROKARBON DI KALIMANTAN TIMUR MENGGUNAKAN BAKTERI AZOTOBACTER

Dr. Lailatul Qomariyah S.T

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Kalimantan Timur merupakan provinsi yang terkenal akan sumber daya alam seperti batu bara, minyak bumi, serta gas alam. Dalam proses eksplorasi sumber daya alam berpotensi menghasilkan limbah cair. Salah satu limbah yang dihasilkan adalah limbah logam berat (Studi, et al, 2012). Jenis limbah logam berat yang banyak dihasilkan seperti Besi (Fe), Mangan (Mn), Seng (Zn), Kadmium (Cd), Kromium (Cr), Tembaga (Cu), Timbal (Pb), Nikel (Ni) dan Raksa (Hg). Limbah logam berat biasanya dihasilkan pada saat dilakukan pengeboran minyak sehingga tanah disekitar daerah pengeboran menjadi tercemar. Adanya limbah logam berat yang dihasilkan dapat menimbulkan pencemaran lingkungan karena Limbah tersebut merupakan limbah yang cukup sulit untuk terurai di lingkungan. Bioremidiasi adalah proses pengembangan bioteknologi lingkungan yang memanfaatkan proses biologi dalam mengendalikan pencemaran logam berat. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi laju degradasi mikroba terhadap logam berat yaitu aktifitas mikroba, nutrisi, derajat keasaman, dan faktor lingkungan. Teknologi bioremidiasi terdapat dua jenis yaitu ex-situ dan in-situ. Ex-situ adalah proses pemindahan secara fisik oleh bahan-bahan yang terkontaminasi kesuatu tempat untuk ditangani lebih lanjut. In-situ adalah suatu proses yang langsung dilakukan pada bahan yang telah terkontaminan di lokasi tercemar. Pada penelitian ini akan menggunakan metode pengolahan limbah secara biologi yaitu bioremediasi yang akan diuji cobakan pada limbah lumpur (slurry) yang dihasilkan dari Hulu Migas dengan menggunakan jenis bakteri Azotobacter.