2020 : KARAKTERISASI MATERIAL KOMPOSIT SERAT ALAM HIBRIDA

Putu Suwarta S.T., M.Sc., Ph.D

Year

2020

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pemakaian/aplikasi material komposit di bidang teknik telah tumbuh pesat selama beberapa tahun terakhir dikarenakan keunggulan yang ditawarkan antara lain massa jenis yang rendah, kekuatan dan kekakuan spesifik yang tinggi, ketahanan terhadap korosi dan beban kelelahan yang baik dibandingkan material logam. Seperti telah dijelaskan di atas, keuntungan penggunaan material komposit adalah membantu mengurangi konsumsi bahan bakar dikarenakan massa jenis material komposit yang rendah serta desain struktur yang lebih efisien. Akan tetapi, ketika menggunakan serat synthetic, seperti serat karbon (carbon fibre) dan serat kaca (glass fibre), terdapat efek samping yang merugikan lingkungan dikarenakan dibutuhkan energi input yang besar untuk memproduksi serat synthetic dari bahan mentah minyak bumi serta proses produksi/manufaktur material komposit yang tidak hemat energi. Sehingga emisi karbondioksida (CO2) yang dilepaskan ke lingkungan, besar. Terdapat dua solusi alternatif untuk mengatasi permasalahan di atas, guna mempertahankan penggunaan material komposit di industri. Solusi pertama adalah memanfaatkan serat alam yang tersedia dan yang kedua mengembangkan proses produksi material komposit serat alam yang efektif dan hemat energi. Emisi CO2 yang dilepaskan ke lingkungan ketika memproduksi serat alam dari pohon atau tanaman relatif lebih rendah dibandingkan ketika memproduksi serat synthetic dari minyak bumi. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan sifat mekanik material komposit serat alam yang sebanding dengan sifat mekanik material komposit serat synthetic antara lain panjang rata-rata serat alam, jenis ikatan antara serat alam dan resin polymer, persebaran serat alam di dalam resin polymer dan arah serat alam yang sejajar (good alignment). Salah satu metode yang bisa digunakan untuk meningkatkan sifat mekanik material komposit serat alam adalah dengan metode hibridisasi yaitu dengan menggabungkan dua jenis serat alam yang berbeda di dalam satu resin polymer. Tujuan dari hibridisasi adalah untuk mempertahankan keunggulan sifat dari masing-masing serat alam serta menurunkan pengaruh sifat yang merugikan dari masing-masing serat alam. Dengan memperhatikan studi/penelitian serat alam yang telah dilakukan dan dipaparkan di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh dari panjang rata-rata serat alam, jenis ikatan antara serat alam dan resin polymer, persebaran serat alam di dalam resin polymer dan arah serat alam yang sejajar (alignment) terhadap sifat mekanik material komposit serat alam hibrida. Kata Kunci: Serat Alam, Komposit, Hibrida, Manufaktur, Sifat Mekanik