2021 : Enhanced Bioremediation Tanah Tercemar Hidrokarbon dengan Teknologi Bioaugmentasi dan Biostimulasi

Bieby Voijant Tangahu S.T., M.T., Ph.D.

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Minyak bumi dan berbagai turunannya diperlukan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar dan digunakan dalam berbagai aktivitas industri. Pencemaran hidrokarbon pada tanah menjadi ancaman serius bagi kualitas lingungan dan kesehatan manusia. Senyawa hidrokarbon yang terkandung pada tanah merupakan senyawa yang sulit diurai. Salah satu cara menanggulangi permasalahan ini adalah dengan bioremediasi. Bioremediasi pada pencemaran minyak bumi dapat dilakukan dengan menambahkan mikroba yang berpotensi tinggi mendegradasi hidrokarbon (bioaugmentasi) atau dengan penambahan nutrien untuk meningkatkan kemampuan mikroba (biostimulasi). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh biostimulasi dan bioaugmentasi dalam mendegradasi senyawa hidrokarbon minyak solar dan oli bekas dalam tanah. Penelitian pendahuluan dilakukan pre-treatment berupa soil washing dengan surfaktan tween-80 untuk menurunkan kandungan total petroleum hidrokarbon (TPH). Penelitian ini menggunakan variabel jenis kultur campuran bakteri (Bacillus subtilis - Pseudomonas fluorescens; B. subtilis - Pseudomonas putida; P.putida –P. fluorescens), variasi konsentrasi penambahan inokulum 5% (b/b) dan 10 % (b/b), variasi konsentrasi penambahan nutrien anorganik berupa pupuk NPK dan pengaruh aerasi pada proses bioremediasi. Penelitian ini dilakukan dalam skala laboratorium dengan konsentrasi penambahan minyak solar 10% (b/b). Uji utama adalah uji bioremediasi tanah tercemar hidrokarbon dengan pengukuran parameter yang diuji meliputi kadar minyak yang terlarut (Total Petroleum Hydrocarbon), suhu, pH, total koloni mikroba serta pengukuran komponen hidrokarbon dengan Gas Chromatography-Mass Spectrometry. Hasil penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh bioaugmentasi, biostimulasi dan aerasi terhadap nilai degradasi hidrokarbon, dan menentukan efisiensi proses enhanced hidrokarbon. Penelitian ini juga bertujuan untuk menentukan komposisi konsorsium mikroorganisme dan penambahan nutrien paling optimal, serta menentukan pengaruh ada dan tidaknya aerasi terhadap nilai degradasi hidrokarbon. Penelitian ini sinergis dengan Sustainable Development Goals permasalahan di bidang pengendalian pencemaran.