2019 : PENYUSUNAN TATA ATUR ASPEK INTERIOR GEDUNG AKADEMIK DAN BOOTH PAMERAN DENGAN AKOMODASI TERHADAP RAGAM IDENTITAS UNIT KERJA INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SEBAGAI UPAYA PENGUATAN CITRA INSTANSI

Ninditya Nareswari M.Sc
Prof. Dr Ir Syafsir Akhlus
Ir. R. Adi Wardoyo
Ede Mehta Wardhana S.T., M.T
Mariyanto S.Si., M.T
Lucky Putri Rahayu S.Si., M.Si.
Ervin Nurhayati S.T.,M.T.,Ph.D
Murry Raditya S.T., M.T.
Sefi Novendra Patrialova S.Si., M.T
Maratus Sholihah S.T., M.T
Iftita Rahmatika S.T., M.Eng
Okta Putra Setio Ardianto S.T.,M.T
Ardi Nugroho Yulianto S.T.,M.T
Gita Marina Ahadyanti S.T., M.T
Adhi Iswantoro S.T.,M.T
Fadilla Indrayuni Prastyasari S.T., M.Sc
Banu Prasetyo S.Fil., M.Phil.
Danu Utama S.T.,M.T
Muhammad Luthfi Shahab S.Si.,M.Si


Abstract

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merupakan perguruan tinggi unggulan dalam bidang sains dan teknologi di Indonesia. ITS secara resmi telah melalui perubahan status menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) sejak 2014. Menyandang status baru sebagai PTN-BH artinya ITS memiliki otonomi lebih tata kelola instansi. Hal tersebut membuka peluang dan tantangan baru bagi ITS untuk mengoptimalkan pelayanan terutama di bidang pendidikan tinggi, penelitian dan pengabdian masyarakat. Saat ini terdapat 11 PTN-BH di Indonesia, kesemuanya didorong oleh pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk menjadi World Class University (WCU). Khusus untuk mewujudkan WCU, konsentrasi utama ITS adalah dapat mewujudkan reputasi universitas kelas dunia. Hal tersebut dapat dicapai dengan upaya branding atau pembentukan citra instansi yang optimal di segala aspek . ITS sebagai PTN-BH dapat mengelola sarana prasana secara lebih mandiri akibat dari dampak otonomi. Keleluasaan pengelolaan sarana prasarana ini dapat digunakan ITS sebagai upaya mewujudkan branding, sehingga pengelolaan sarana prasarana perlu memperhatikan strategi branding ITS yang bertujuan mewujudkan citra sebagai universitas bereputasi kelas dunia Interior gedung fasilitas akademik memiliki beberapa tipikal ruang seperti ruang kelas, laboratorium, kantor, ruang rapat, ruang dosen, ruang seminar dan lain sebagainya. Masing-masing gedung akademik di ITS memiliki sebagian atau banyak dari tipikial ruang tersebut. Saat ini ITS belum memiliki standar baku untuk aspek interior bagi tipikal-tipikal ruang yang mendukung upaya branding ITS sebagai universitas bereputasi kelas dunia sehingga diperlukan penyusunan standar baku. Selain bangunan di kampus, ketika diadakan kegiatan promosi yang mengharuskan ITS membuat booth juga belum ada standar desain interior. Diharapkan dengan adanya standar baku desain dapat menjadi acuan masing-masing unit kerja ketika melakukan perencanaan baru atau revitalisasi interior serta ketika ada kegiatan promosi yang mengharuskan membuka booth sehingga dapat membentuk satu irama yang mendukung upaya branding ITS sebagai universitas bereputasi kelas dunia.