2020 : Perhitungan Potensi dan Estimasi Produksi Listrik dari Energi Gelombang Laut untuk Wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) Indonesia

Dr. Dendy Satrio S.ST
Sholihin ST.,MT
Prof.Ir. Mukhtasor M.Eng.,Ph.D.
Dr.Eng. Shade Rahmawati ST., MT.


Abstract

Wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) merupakan daerah prioritas dalam upaya pembangunan infrastruktur sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2014. Untuk mendukung dan menjamin pembangunan dan keberlanjutan atau sustainability dari infrastruktur yang direncanakan nantinya, maka pemenuhan kebutuhan energi menjadi prioritas utama. . Dari berbagai potensi sumber energi laut terbarukan yang ada, penelitian ini fokus pada energi gelombang laut dengan mempertimbangkan faktor geografis wilayah 3T yang langsung menghadap Samudera Indonesia. Peta potensi energy gelombang laut secara nasional telah diluncurkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Balitbang ESDM) pada tahun 2014 lalu di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Diharapkan hasil perhitungan potensi pada wilayah 3T dapat melengkapi peta nasional tersebut dan dapat dilakukan pemilihan teknologi energy gelombang laut serta perencanaan pengembangan energy berkelanjutan pada wilayah tersebut. Pemodelan penjalaran gelombang dilakukan menggunakan Delft3D untuk mendapatkan data gelombang secara numerik. Data gelombang hasil penjalaran akan divalidasi dengan menggunaka data pengukuran lapangan. Data gelombang yang diperoleh dan divalidasi dalam tahapan ini akan menjadi factor input dalam melakukan perhitungan energy gelombang laut di tahap berikutnya. Target luaran dari kegiatan penelitian ini adalah dihasilkannya perhitungan potensi energi gelombang di daerah studi yang kemudian dituangkan dalam bentuk publikasi jurnal internasional. Kata kunci: Energi gelombang laut, Peta potensi, Wilayah 3T, Pemodelan numerik, Gelombang laut.