2020 : Studi Model Pendukung Keputusan Perbaikan dan Perawatan Kapal Berbasis Biaya dan Keandalan: Studi Kasus Kapal Tunda

Ir. Triwilaswandio Wuruk Pribadi M.Sc
Sufian Imam Wahidi S.T., M.Sc

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Kegiatan perbaikan dan perawatan kapal bertujuan agar kondisi dan performa kapal menjadi optimal. Pada pekerjaan reparasi kapal, lingkup pekerjaan dituangkan dalam repair list, yang disepakati oleh pihak pemilik kapal dan galangan kapal. Repair list adalah daftar pekerjaan reparasi yang dibuat oleh pihak pemilik kapal yang harus dikerjakan oleh pihak galangan, dimana daftar ini umumnya sangat dipengaruhi oleh umur kapal, jenis reparasi yang dilakukan, dan spesifikasi peralatan (merk) yang digunakan. Hal tersebut menyebabkan pihak pemilik kapal kesulitan untuk memprediksi keseluruhan biaya reparasi. Maka dari itu, dibutuhkan suatu analisa tentang pengaruh umur, jenis reparasi, dan keandalan dalam pengambilan keputusan perbaikan dan perawatan kapal berdasarkan data histori kapal. Analisa dilakukan dengan metode data historis yang berarti sumber data diperoleh dari berbagai dokumen pada proses reparasi setiap tahun sebelumnya. Dengan hasil pengolahan data tersebut, diharapkan pihak pemilik kapal akan mampu memprediksi dengan akurat waktu dan biaya reparasi yang akan dikeluarkan. Kapal tunda befungsi dalam proses transhipment di pelabuhan. Mengingat begitu pentingnya peran kapal tunda (tugboat) pada pelabuhan, maka yang harus diusahakan adalah memastikan kapal tunda (tugboat) tersebut tetap beroperasi dengan baik selama life-time-nya. Tindakan yang biasa dilakukan oleh pemilik untuk memastikan asetnya (kapal tunda) dapat beroperasi dengan baik adalah dilakukan tindakan perbaikan dan perawatan. Dalam pelitian ini teknik perawatan yang digunakan memanfaatkan informasi keandalan untuk mendapatkan suatu perencanaan perawatan yang optimal. Ide dasar dari teknik perawatan ini adalah memelihara fungsi dan menemukan mode-mode kegagalan sistem. Strategi maintenance yang optimal akan memberikan jenis perawatan yang optimal bagi suatu komponen, sehingga aktivitas perawatan akan dilakukan sesuai dengan kebutuhan. Data yang sudah diolah akan dilakukan analisis mengenai keandalan dan laju kegagalan komponen vital pada kapal tunda sebagai penentuan terhadap periode perbaikan. Tujuan dengan adanya metode ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi kerusakan, tingkat keparahan, dan dampak kerusakan serta mengetahui cara untuk melakukan tindakan perawatan dan kerusakan yang sesuai dengan tingkat keparahan yang ada pada kapal tunda.