2020 : Pengembangan Seng Oksida Mesopori Menggunakan gelatin sebagai natural Colloidal System sebagai Material Fotodegradasi Methylene Blue dan Adsorben Ibuprofen

Prof.Dr. Didik Prasetyoko S.Si., M.Sc.

Year

2020

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Material seng oksida dengan kandungan seng 50-60% telah berhasil disintesis pada program PPKI 2019. Pendekatan colloidal system menggunakan gabungan blok kopolimer sintetik dan gelatin sebagai polimer alam memberikan pengaruh pada bentuk dan pororitas material seng oksida. Pelibatan gelatin terbukti menaikkan afinitas ikatan antara sumber seng oksida dengan gugus fungsi sumber oksida namun belum mampu menaikkan luas permukaan seng oksida yang masih berkisar 40-80 m2/g dengan bentuk mirip plat tipis memanjang dengan ukuran 1-5 µm dan keteraturan struktur hingga 90%. Seng oksida dengan luas pemukaan yang rendah memiliki kelemahan dalam aplikasinya antara lain rendahnya kapasitas adsorpsi terhadap molekul ibuprofen. Selain itu, pada program PPKI 2019 hanya melakukan aplikasi untuk adsorpsi pada molekul ibuprofen dan belum melakukan pemanfaatan untuk proses katalitik sebagai karakter khas seng oksida dengan band gap 3.2 eV dan unsur seng sebagai pusat katalitik. Pada program PPKI 2020 ini akan dilakukan penelitian lanjutan untuk mengembangkan seng oksida mesopori hingga memiliki porositas dan sifat katalitik tinggi. Target penelitian adalah mendapatkan seng oksida dengan luas permukaan 150-500 m2/g dengan ukuran pori 1-10 nm yang berketaturan tinggi. Target kedua adalah mendapatkan performa adsorpsi sekaligus performa katalitik yang tinggi (diatas 75%). Tahap yang akan dilakukan dalam pengembangan seng oksida mesopori adalah melakukan variasi berat gelatin 0.01-0.5% (b/b) dan variasi kondisi reaksi (suhu, konsentrasi, waktu) dengan harapan colloidal system akan lebih optimum sehingga menghasilkan kenaikan luas permukaan dan ukuran seng oksida dalam kisaran nanometer. Karakterisasi material dilakukan dengan TEM, SEM, XRD, FTIR, nitrogen adsorpsi-desorpsi, raman dan EDX. Luaran yang direncanakan adalah publikasi di jurnal JCTM (Q2) yang dalam proses in published dan diperkirakan terbit desember 2020. Disamping itu, akan dilakukan lanjutan penulisan draft jurnal untuk di terbitkan di J. Sci.Tot. Env (Q1-Scopus) dan IJC (Q3). Beberapa Seminar seperti Arsetconf (Warsawa), Nanomaterial Conf (Jepang) dan ICCMP (Thailand) di 2020. Tambahan luaran adalah Visiting Research dan Paper Working Forum di Centre of Advance Material and Energy, Brunei Darusalam University dengan peserta dari UNS, UGM, UBD dan ITS dengan target pembahasan jurnal Q1 dan proses submit. Selain itu direncanakan penulisan buku ajar tentang material berbasis riset Seng Oksida akan selesai dan terbit akhir tahun 2020. Tambahan luaran terakhir adalah didaftarkannya riset seng oksida dalam paten sedehana sehingga menambah kekayaan hak intelektual peneliti Indonesia. Kata kunci: seng oksida, mesopori, gelatin, blok kopolimer-F127, porositas, katalitik, luas permukaan, situs aktif