2020 : PENILAIAN RISIKO (RISK ASSESSMENT) BENCANA GEMPA BUMI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE COMPOUND COLLECTIVE RISK ACTUARIAL MODEL

Dr. Irhamah S.Si., M.Si.
Pratnya Paramitha Oktaviana S.Si, M.Si

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Gempa bumi dengan magnitude tinggi sering kali mengakibatkan korban yang banyak dan kerugian ekonomi yang besar di Indonesia. Penilaian risiko (risk assessment) gempa bumi harus dilakukan, sehingga Pemerintah bisa memperkirakan kerugian yang akan diakibatkan oleh gempa bumi dan digunakan sebagai persiapan dalam penanggulangan bencana selanjutnya. Penilaian risiko (risk assessment) adalah suatu metode yang bukan hanya digunakan untuk memahami risiko yang dihadapi, dengan kemungkinan dan dampak potensialnya, tetapi juga untuk menyediakan kerangka kerja untuk menentukan efektivitas manajemen risiko, pencegahan risiko dan /atau mitigasi risiko bencana. Proses penilaian risiko membutuhkan pendekatan terstruktur. Dalam penelitian kali ini, peneliti berencana menggunakan metode analisis kuantitatif dengan pendekatan aktuaria, yaitu Collective Risk Model menggunakan Compound Distribution sebagai metode risk assessment. Collective Risk Model adalah suatu pendekatan aktuaria untuk menghitung kerugian agregat (aggregate loss) sebagai jumlah independen dari semua kerugian yang terjadi selama periode tertentu. Compound Distribution digunakan sebagai distribusi dari variabel penelitian yang digunakan, dimana hasil analisis dievaluasi dalam berbagai faktor pemuatan risiko (risk loading factor) dengan menggunakan metode prinsip premi (premium principle) berdasarkan prinsip nilai yang diharapkan/Expected Value Principle (EVP) dan prinsip standar deviasi/Standard Deviation Principle (SDP), sesuai dengan primary dan secondary distribution yang terpilih. Variabel penelitian yang akan digunakan adalah banyaknya gempa bumi yang terjadi di Indonesia dan kerugian (loss) dalam rupiah yang disebabkan oleh gempa bumi tersebut, yang terjadi dalam 10 tahun terakhir, yaitu mulai tahun 2009 sampai 2019. Data untuk variabel penelitian diperoleh dari Data dan Informasi Bencana Indonesia (DIBI), yaitu database milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan juga dari NOAA National Centers for Environmental Information (NCEI). Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat diketahui kerugian minimum dan maksimum yang disebabkan oleh gempa bumi sesuai prinsip EVP dan SDP, sehingga dapat menjadi rujukan dari pemerintah untuk penanggulangan bencana gempa bumi. Target luaran dari penelitian ini adalah hasil penelitian dapat dipublikasikan di jurnal internasional Q3 dalam bidang Earth and Planetary Sciences: Journal of Mathematical and Fundamental Sciences, Print ISSN: 2337-5760 | Electronic ISSN: 2338-5510. Dengan menggunakan referensi dari penelitian-penelitian sebelumnya, peneliti berharap akan terlaksananya penelitian ini dengan baik sehingga didapatkan strategi risk assessment gempa bumi yang tepat melalui pendekatan aktuaria, sehingga hasil yang didapat juga berguna bagi semua pihak. Kata kunci: Gempa Bumi, Penilaian Risiko (Risk Assessment), Collective Risk Model, Compound Distribution, Kerugian Agregat (Aggregate Loss).