2020 : Pengembangan dan Pengujian Lapangan (Site test) Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut (PLTGL) - Sistem Multi Pendulum

Irfan Syarif Arief ST.,MT.
Dr. Ridho Hantoro S.T., M.T.
Erna Septyaningrum ST., MT

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut (PLTGL) merupakan salah satu bentuk pengembangan dari pemanfaatan energi terbarukan sebagai pengganti energi berbahan bakar fosil. Optimalisasi pemanfaatan energi terbarukan merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk mencapai target bauran energi nasional yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN). Indonesia ditargetkan mampu meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan lebih dari 23% dari total penggunaan energi nasional pada tahun 2025 dan lebih dari 31% pada tahun 2050. Sedangkan pemanfaatan energi terbarukan pada tahun 2016 tercatat masih pada angka 7,7 %, cukup jauh dari target KEN [1] Ditinjau dari potensi Indonesia, pengembangan pembangkit listrik tenaga gelombang laut ini merupakan salah satu sistem konversi energi yang sangat potensial untuk diimplementasikan. Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki luas perairan sekitar 3.544.743,9 km2 [2], sehingga memiliki potensi yang besar untuk sumber energi laut yang dapat dikonversikan menjadi energi listrik. Menurut teori sumber daya energi laut global setara dengan 17.400 Terra Watt jam/tahun [3]. Sedangkan potensi sumber energi laut Indonesia mencapai 4.680 Giga Watt(GW) namun turun menjadi 61 Giga Watt(GW) karena adanya pertimbangan kemajuan teknologi dan kendala transportasi laut serta kondisi lingkungan di dasar laut [4]. Pengembangan PLTGL yang dilakukan oleh tim pengembang ITS saat ini telah mencapai TKT 4, dimana sebelumnya telah telah dilakukan pengujian laboratorium untuk sistem konversi PLTGL untuk mendapatkan desain bandul dan ponton yang baik. Melalui penelitian yang akan dijalankan tahun ini, diharapkan penelitian mengenai PLTGL ini dapat mencapai TKT 5 dimana akan dilakukan site test untuk system PLTGL yang telah dimodifikasi dari hasil evaluasi penelitian sebelumnya. Tahapan – tahapan yang akan dilakukan antara lain membuat desain dari PLTGL system multi pendulum berupa ponton bentuk katamaran dan ponton limas segilima beserta pendulumnya. Melakukan simulasi dari desain yang telah dibuat untuk mendapatkan desain yang terbaik. Selanjutnya dilakukan fabrikasi dan integrasi sistem PLTGL dan dilanjutkan untuk uji lapangan (site test). Luaran penelitian yang dihasilkan yaitu purwarupa berupa sistem konversi energi Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut (PLTGL) – Sistem Multi Pendulum, dan publikasi makalah ilmiah pada Seminar International untuk tahun pertama. Tahun kedua target luaran yang akan dihasilkan antara lain, hasil site test di lingkungan laut, draft paten, publikasi pada jurnal international terindeks, studi kelayakan bisnis dan analisa LRIP. Kata kunci : multi pendulum, PLTGL, Ponton, Site test