2020 : Desain Konseptual Peti Kemas Multifungsi sebagai Alat Angkut Ternak dan Non-Ternak pada Program Tol Laut

Siti Dwi Lazuardi ST., M.Sc

Year

2020

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Program Tol Laut yang sudah memiliki 18 trayek kapal barang dan 6 trayek kapal memiliki tingkat okupansi kapal yang masih rendah, utamanya ketika pelayaran kembali dari wilayah Indonesia Timur. Volume muatan berangkat dari tol laut bisa mencapai 74,6% dari target dalam satu tahun, tetapi muatan baliknya hanya sekitar 6,7%. Hal sebaliknya terjadi pada kapal ternak yang berasal dari wilayah Indonesia Timur. Kapal tersebut didesain khusus mengangkut hewan ternak, hal ini membuat angkutan balik dari barat ke arah timur kerap kosong alias tanpa muatan. Guna memberikan solusi angkutan balik dari muatan ternak pada program tol laut, maka diperlukan inovasi alat angkut multifungsi sebagai solusinya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengurangi disparitas muatan pada angkutan ternak dalam program tol laut dan untuk meningkatkan okupansi kapal tol laut dengan mempertimbangkan bentuk dan fungsi peti kemas serta pola operasional dari penggunaan peti kemas multifungsi ini. Metode yang digunakan adalah analisis biaya manfaat dengan rasio manfaat biaya sebagai tolok ukur kelayakan dari penggunaan peti kemas multifungsi. Luaran dari penelitian ini adalah desain konseptual peti kemas multifungsi untuk alat angkut ternak dan non-ternak pada program tol laut dan unit biaya angkut dari penggunaan peti kemas multifungsi. Kata kunci: analisis biaya manfaat, inovasi logistik, modifikasi peti kemas, rekayasa logistik maritim.