2020 : STUDI DESKRIPTIF TENTANG TINGKAT MEDIA LITERACY PENGELOLA ARSIP DI LINGKUNGAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

Isminarti S.Kom
Agus Santoso S.Sos., M.Med.Kom

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Media literacy merupakan konsep yang menggambarkan tentang kemampuan seseorang dalam memanfaatkan media, menganalisa informasi, dan mengkomunikasikannya. Konsep ini digunakan oleh para peneliti untuk menggambarkan kemampuan seseorang dalam kelompok tertentu terkait dengan aktifitasnya sehari-hari. Pada penelitian ini akan dibahas tentang bagaimana kemampuan media literacy pengelola arsip di lingkungan ITS, mengingat profesi pengelola arsip adalah posisi strategis di sebuah perguruan tinggi terkait dengan tugas utamanya sebagai pengelola informasi. Pada era ini, pengelola arsip dihadapkan pada berbagai tantangan pekerjaan akibat dari perkembangan teknologi informasi. Kecepatan penyebaran informasi dan munculnya berita tidak benar (hoax) adalah bagian dari tantangan tersebut. Pengelola arsip tidak hanya dituntut untuk bisa memanfaatkan teknologi informasi, tetapi juga harus mampu menganalisa dan mengkomunikasikan informasi dengan benar. Kompetensi inilah yang akan tergambar dalam tingkatan media literacy pengelola arsip. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan media literacy pengelola arsip di lingkungan ITS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deksriptif, yang mana peneliti akan menggunakan teori dan hasil penelitian sebelumnya yang terkait. Metode pengukuran media literacy pengelola arsip dengan menggunakan pendekatan yang dilakukan oleh European Commision yang dikenal dengan indikator individual competence framework. Selain itu peneliti juga menggunakan pendekatan digital Literacy untuk memperkaya analisa, mengingat perkembangan teknologi informasi saat ini juga banyak digunakan dalam kegiatan pengelolaan arsip. Hasil dari penelitian ini bermanfaat untuk mengevaluasi kompetensi pengelola arsip dalam mengelola arsip baik yang berbentuk cetak maupun digital, sehingga output dari penelitian ini adalah adanya kebijakan pengembangan kompetensi SDM khususnya pengelola arsip. Kata Kunci : arsiparis, media literacy