2020 : Sintesis Zeolit Dari Abu Sekam Padi dan Abu Layang Batubara Menggunakan Metode Microwave Hydrothermal

Ir. Elly Agustiani M.Eng
Saidah Altway ST., MT.
Dr.Eng. Achmad Dwitama Karisma S.T.,M.T

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Industri batik merupakan industri yang proses awal hingga proses penyempurnaannya menggunakan bahan kimia pada zat warnanya. Zat warna yang dipakai pada proses pembuatan batik memiliki sifat sulit terdegradasi, beracun, mutagenik dan karsinogenik, sehingga limbah cair batik perlu diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke lingkungan. Contoh senyawa logam berat yang terdapat pada buangan industri batik adalah Cr, Pb, Ni, Cu, dan Mn. Sumber logam berat Cr dan Pb yang bersifat toksis, dapat berasal dari zat pewarna (CrCl3, K2Cr2O7) maupun dari pengikat zat warna, meliputi Cr(NO3) dan PbCrO4. Beberapa metode telah diterapkan untuk menurunkan kadar zat warna dan menurunkan kandungan logam pada limbah batik, salah satunya adalah adsorpsi menggunakan zeolit. Zeolit memiliki gugus aktif Si-O-Si dan Si-OH yang dapat digunakan sebagai adsorben. Limbah padat abu sekam padi dan abu layang batubara (coal fly ash) berpotensi digunakan sebagai bahan baku sintesis zeolit. Abu sekam padi memiliki kandungan silika yang tinggi, yaitu sekitar 85-98%, sedangkan coal fly ash memiliki kandungan alumina dan silika sekitar 80%. Kandungan alumina dan silika inilah yang menjadi dasar untuk memanfaatkan kedua limbah padat tersebut sebagai bahan dasar sintesis zeolit. Pada penelitian terdahulu, zeolit berbahan baku fly ash dapat disintesa menggunakan metode hidrotermal. Akan tetapi, metode hidrotermal secara konvensional ini membutuhkan waktu sintetis zeolit yang relatif lama. Disamping itu, microwave dapat memanaskan objek secara cepat dan selektif. Pemanasan oleh microwave ini dapat dimanfaatkan pada tahap hidrotermal pembuatan zeolite sintesis. Pada penelitian ini, limbah padat abu sekam padi dan abu layang batubara (coal fly ash) akan dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan zeolite sintetis dengan metode microwave hydrothermal. Zeolit akan disintesis dari abu sekam padi, fly ash, serta campuran keduanya, untuk kemudian digunakan sebagai adsorben zat warna pada limbah batik. Selain itu, karakteristik dan efisiensi adsorpsi zeolit sintesis akan dianalisa.