2020 : Pengembangan model inhomogeneous spatial Cox processes untuk pemetaan risiko gempabumi di Sumatra

Dr. Achmad Choiruddin S.Si., M.Sc
Dr. Drs. Purhadi M.Sc

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Sumatra menjadi salah satu wilayah dengan risiko gempabumi tertinggi di dunia karena dua hal: (1) sebagian besar wilayah Sumatra bertepatan dengan wilayah tumbukan antar lempeng dan (2) terdapat sesar aktif dan zona subduksi di sepanjang wilayah Sumatra. Metode Statistika untuk pemodelan kejadian gempabumi berdasarkan spatial point processes menjadi metode popular untuk memodelkan persebaran gempabumi, diantaranya adalah model Gibbs dan Hawkes point processes (conditional intensity-based modeling) dan Cox point processes (intensity-based modeling). Pemodelan gempabumi menggunakan Hawkes dan Gibbs point processes dengan memperhatikan faktor geologi seperti sesar aktif, gunung berapi, dan subduksi telah dikembangkan. Namun demikian, Pemodelan berdasarkan conditional intensity dinilai kurang sesuai untuk pemodelan kejadian gempabumi di Sumatra. Sementara itu, belum ada penelitian yang menggunakan Cox processes untuk memodelkan distribusi dari gempabumi dengan mempertimbangkan faktor geografi. Pada model Cox processes, estimasi parameter sangat sulit dilakukan karena fungsi likelihood-nya bergantung pada fungsi intensitas yang merupakan stochastic process. Pada penelitian ini, kami mengembangkan dua model Cox point processes yakni Neyman-Scott dan log-Gaussian Cox processes untuk analisis data lokasi gempabumi di Sumatra dengan memperhatikan faktor geologi seperti gunung berapi, sesar aktif, dan subduksi. Estimasi parameter dilakukan dengan membangun composite likelihood dan palm likelihood sehingga estimasi parameter lebih mudah dilakukan. Berdasarkan potensi kontribusi penelitian ini, hasil penelitian akan dipublikasikan pada jurnal internasional kategori Q1/Q2 dan pada konferensi internasional.