2020 : ANALISA KARAKTERISTIK PERMUKAAN BAHAN BAKU MATERIAL IMPLAN TULANG SETELAH PROSES IMERSI DI DALAM SIMULATED BODY FLUID SOLUTION

Liza Rusdiyana ST.,MT.
Atria Pradityana S.T., M.T.
Rizaldy Hakim Ash-Shiddieqy ST., MT
M. Lukman Hakim ST., MT.


Abstract

Implan adalah suatu peralatan medis yang dibuat untuk menggantikan struktur dan fungsi suatu bagian biologis. Permukaan implan yang kontak dengan tubuh bisa terbuat dari bahan biomedis seperti titanium, silikon, atau apatit ataupun bahan lain tergantung pada fungsinya. Pada bidang ortopedi, implan adalah perangkat yang ditempatkan sebagai pengganti tulang untuk menyangga fraktur. Saat ini implan tulang yang berkembang dipasaran menggunakan material SS 316 L. Material tersebut memiliki beberapa kekurangan, salah satunya adalah harga yang cukup mahal, sehingga beberapa peneliti memiliki gagasan untuk mencari material alternativenya. Pada penelitian awal yang telah dilakukan sebelumnya, telah diteliti mengenai material alternative untuk implant tulang yaitu specimen implant berbahan ST 41 yang dilapisi TiN dan CrN. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa implant berbahan ini dapat dipertimbangkan sebagai material alternative dalam hal laju korosinya. Dari pertimbangan tersebut perlu adanya keberlanjutan penelitian perihal analisa kekasaran permukaan setalah proses imersi. Pada penelitian ini akan menganalisa mengenai pengaruh waktu proses imersi dengan kekasaran permukaan implan. Proses imersi dilakukan didalam larutan Simulated Body Fluid (SBF) atau biasa disebut cairan tubuh buatan. Waktu yang digunakan pada proses imersi adalah 20, 30, 40, 50 dan 60 hari. Sedangkan material yang akan digunakan adalah ST 41 yang dilapisi TiN dan CrN. Beberapa pengujian yang mendukung analisa karakteristik permukaan adalah pengujian pengukuran kekasaran permukaan dan pengujian SEM. Diharapkan dengan adanya analisa mengenai kekasaran permukaan dapat mengetahui apakah material alternative ini memiliki nilai kekasaran permukaan yang sama dengan material implant yang ada dipasaran saat ini. Penelitian ini memiliki target luaran berupa publikasi jurnal internasional bereputasi dan berindex Scopus dan diharapkan produk implant yang dihasilkantidak hanya daapat diterpkam skala laboratorium tetapi juga dapat dikembangkan dan diterapkan kedalam tubuh manusia.