2020 : MODEL PENANGGULANGAN BANJIR PATISIPATIF DI DAS WELANG KABUPATEN PASURUAN

Ir. Srie Subekti MT
Ir. Edy Sumirman M.T
Dr.Ir. Hendra Wahyudi M.T.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Banjir, dianggap sebagai bencana yang belakangan ini menghantui disebagian besar wilayah Indonesia, dan Kali Welang yang pada bagian Hilir merupakan daerah rawan banjir, memotong jalan nasional pantura akibat banjir yang menggenangi jalan nasional mengganggu roda perekonomian. Paradigma penangangan banjir adalah melakukan normalisasi sungai, membuat tanggul, membuat waduk, sehingga tidak pernah melibatkan masyarakat untuk berpartisipasi langsung dalam penanggulangan masalah banjir tersebut, padahal masyarakat adalah pihak yang secara langsung menerima dampak ari penanggulangan banjir tersebut. Dengan perkembangan pola berfikir yang komprehensif dan diera keterbukaan informasi ini serta setiap proses desain itu harus melibatkan masyarakat, maka diperlukan model penanganan banjir yang dapat melibatkan patisipasi masyarakat. Model penanggulangan banjir partisipatif ini merupakan model penanganan banjir yang melibatkan masyarakat mulai proses perencanaan, proses pelaksanaan dan proses monitoring dan evaluasi sehingga permasalahan sosial yang sering timbul disaat pelaksanaan dapat dihindari dan keberlanjutan pembangunan bangunannya pun dapat terus berangsung namun harus didukung oleh Pemerintah selaku regulator sehingga kearifan masyarakat Indonesia yang senang bergotong royong dapat terus dijaga. Konsep inilah yang ingin diterapkan pada DAS Welang, supaya penanganan banjir di wilayah ini sekaligus sebagai upaya konservasi air, dan mencegah kekeringan di musim kemarau. Kata Kunci : Kali Welang,Banjir, Partisipasi Masyarakat