2020 : Mikroenkapsulasi Senyawa Bioaktif Biji Alpukat dengan Metode Spray Drying

Prof.Dr.Ir. Heru Setyawan M.Eng.
Dr.Eng. Siti Machmudah , ST.,M.Eng.
Dr.Eng Widiyastuti ST., MT.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Produksi buah alpukat termasuk tinggi di Indonesia, namun yang dimanfaatkan hanya daging buahnya saja sedang bijinya dibuang. Padahal biji alpukat mengandung senyawa bioaktif yang berfungsi sebagai antioksidan alami yang mampu menangkal radikal bebas. Biji alpukat masih belum termanfaatkan secara optimal di Indonesia dikarenakan senyawa bioaktif dalam biji alpukat tidak stabil dan dapat teroksidasi ketika terkena sinar, oksigen, dan suhu tinggi. Untuk itu diperlukan upaya melindungi ekstrak biji alpukat selama penanganan dan penyimpanan. Mikroenkapsulasi dengan bahan lain sebagai bahan pelapis atau bahan dinding diperlukan untuk mempertahankan fungsi dan fisiokimia ekstrak biji alpukat sebagai bahan inti. Sebagai bahan dinding dipilih gum Arabic yang mempunyai sifat pengemulsi yang baik, kelarutan tinggi dalam air, dan viskositas rendah. Selanjutnya mikroenkapsulasi dilakukan dengan metode spray drying. Variasi dilakukan pada variasi perbandingan berat gum Arabic terhadap berat ekstrak biji alpukat. Selain itu ekstraksi yang dipilih adalah pada tahun pertama ekstraksi soklet dan pada tahun kedua menggunakan ekstraksi hydrothermal. Analisa yang dilakukan adalah kandungan antioksidan dan kemampuan sebagai antibakteri sebelum dan sesudah proses enkapsulasi. Target luaran dari penelitian ini adalah tahun pertama diterima pada Chemical Papers (terindeks Scopus Q2) dan pada tahun kedua terbit pada jurnal Chemical Engineering Journal (terindeks Scopus Q1). Selain itu pada tahun kedua mahasiswa S2 dapat menyelesaikan laporan thesisnya dan lulus pada tahun tersebut.