2020 : PENGOLAHAN EFLUEN IPAL AIR LIMBAH INDUSTRI PUPUK SEBAGAI AIR BAKU PROSES SCRUBBING

Dr. R. Irwan Bagyo Santoso M.T
Ipung Fitri Purwanti S.T., M.T., PhD.
Harmin Sulistiyaning Titah ST.,MT.,Ph.D.


Abstract

Industri Pupuk menghasilkan air limbah yang mayoritas kandungannya berupa fosfat dan fluor. Pada penelitian ini, air limbah yang telah diolah di IPAL, digunakan kembali sebagai air baku proses scrubbing. Tujuan penelitian ini adalah menentukan dosis optimum koagulan utama aluminium sulfat dan koagulan pendukung kapur aktif atau PAC dan menentukan kecepatan pengadukan optimum pada proses koagulasi dan flokulasi agar menghasilkan air yang sesuai untuk proses scrubbing. Parameter air sebagai air baku proses scrubbing yang belum terpenuhi kriterianya adalah COD, fluor, dan TSS. Untuk menurunkan konsentrasi parameter tersebut, dilakukan koagulasi dan flokulasi dengan dosis optimum koagulan utama dan koagulan pendukung serta dengan kecepatan pengadukan yang optimum. Proses koagulasi-flokulasi untuk mendapatkan air baku proses scrubbing adalah dengan penambahan koagulan (dengan beberapa variasi dosis dan variasi kecepatan pengadukan) melalui metode jar test untuk menurunkan nilai COD, fluorida, TSS, pH dan kekeruhan. Koagulan utama yang dipakai dalam penelitian ini adalah alumunium sulfat, sedangkan koagulan pendukung adalah PAC dan kapur aktif. Penentuan dosis dan kecepatan pengadukan optimum adalah dengan menentukan besarnya efisiensi penurunan dari setiap parameter. Pengolahan menggunakan koagulasi dan flokulasi diharapkan mampu menurunkan konsentrasi parameter yang ada di dalam air limbah efluen IPAL sehingga dapat dimanfaatkan kembali sebagai air baku untuk proses scrubbing.