2021 : Respon Morfofisiologi Mikroalga Picochlorum sp. pada Cekaman NaCl sebagai Basis Rekayasa Terarah Produksi Antioksidan Astaxanthin secara in Vitro

Dini Ermavitalini S.Si., M.Si

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Astaxanthin adalah golongan karotenoid sekunder yang berfungsi sebagai antioksidan, dimana senyawa tersebut dapat dihasilkan dari sel mikroalga saat mengalami cekaman. Salah satu mikroalga penghasil astaxanthin adalah Picochlorum sp. Pada saat berada dalam kondisi tercekam, pembelahan sel akan terhambat dan terjadi peningkatan pigmen karotenoid yang menyebabkan adanya perubahan morfologi dan fisiologi. Salah satu bentuk cekaman oksidatif adalah berupa pemberian kadar salinitas yang tinggi. Salinitas termasuk pemicu utama cekaman dan sebagai penghambat pertumbuhan pada mikroalga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan morfologi berupa bentuk, warna, dan ukuran serta respon fisiologi berupa biomassa, konsentrasi klorofil, karotenoid, dan astaxanthin pada mikroalga Picochlorum sp. saat dalam cekaman salinitas 0 M, 0,3 M, 0,5 M, dan 0,7 M serta untuk mengetahui nilai salinitas yang menyebabkan terbentuknya astaxantin pada Picochlorum sp. paling tinggi. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu variasi konsentrasi NaCl dengan 5 kali pengulangan untuk uji klorofil, karotenoid, astaxanthin, dan biomassa secara kuantitatif, sedangkan analisis pengamatan perubahan morfologi dilakukan deskriptif kualitatif.