2020 : Studi Aksesibilitas Daya Tarik Wisata Provinsi (DTWP) berbasis Wisata Alama di Jawa Timur

Ketut Dewi Martha Erli Handayeni ST., MT.

Year

2020

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pariwisata merupakan salah satu leading sector perekonomian wilayah. Sektor pariwisata memberikan kontribusi penting pada penerimaan devisa, Pendapatan Asli Daerah (PAD), pengembangan wilayah, maupun dalam penyerapan investasi dan tenaga kerja. Selain itu, sektor pariwisata memberikan multiplier effect terhadap tumbuhnya sektor-sektor lain pendukung kegiatan kepariwisataan. Kedudukan sektor pariwisata di Jawa Timur memberikan kontribusi penting terhadap citra pariwisata nasional dilihat dari penetapan tiga (3) daya tarik wisata (DTW) Provinsi Jawa Timur sebagai destinasi pariwisata nasional, yaitu Malang-Bromo dan sekitarnya, Surabaya-Madura dan sekitarnya, serta Ijen-Alas Purwo dan sekitarnya. Rencana pengembangan sektor pariwisata di Jawa Timur dituangkan dalam Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Jawa Timur Tahun 2017-2032 melalui Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2017. Kebijakan pengembangan sektor pariwisata ini diarahkan dengan pembangunan DPP (Destinasi Pariwisata Provinsi) yang memiliki daya tarik wisata skala provinsi. Setiap DPP memiliki KSPP (Kawasan Strategis Pariwisata Provinsi) yang merupakan kawasan dengan fungsi utama pariwisata atau memiliki potensi untuk pengembangan pariwisata Provinsi Jawa Timur yang mempunyai pengaruh penting dalam satu atau lebih aspek, seperti pertumbuhan ekonomi, sosial dan budaya, pemberdayaan sumber daya alam, daya dukung lingkungan hidup, serta pertahanan dan keamanan. Pengembangan DPP dan KSPP di Jawa Timur diarahkan dengan penentuan tematik daya tarik wisata. Sebagian besar tematik yang dikembangkan adalah berbasis alam. Potensi daya tarik wisata (DTW) alam di Provinsi Jawa Timur sangat tinggi. Namun, aksesibilitas menuju DTW masih menjadi persoalan. Oleh karena itu, kajian aksesibilitas pada DTW Provinsi Jawa Timur menjadi penting dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat aksesibilitas pada DTWP Jawa Timur, khususnya pada tema wisata alam. Studi aksesibilitas ini dilakukan dengan 3 tahap, yaitu 1) mengidentifikasi DTW skala Provinsi yang memiliki tema wisata alam; 2) mengidentifikasi simpul-simpul pergerakan/transportasi yang berperan dalam mendukung kegiatan pariwisata di Jawa Timur; 3) menganalisis aksesibilitas DTWP dengan pendekatan infrastructure-based accessibility. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman terhadap persoalan aksesibilitas pada DTWP Jawa Timur berbasis wisata alam, sehingga beberapa rekomendasi untuk peningkatan aksesibilitas sebagai bagian dari komponen daya tarik wisata dapat dikembangkan.