2019 : PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN PENDIDIKAN 4.0 UNTUK WILAYAH KEPULAUAN TERNATE

Dr. Ir. Setyo Nugroho
Dr.Eng. I Gusti Ngurah Sumanta Buana ST,M.Eng.
Eka Wahyu Ardhi ST.,MT

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pulau-pulau kecil tersebar di wilayah Indonesia menyimpan potensi sumber daya alam yang sangat besar, yang merupakan modal utama wisata bahari. Pulau Ternate merupakan contoh khas. Tantangan pengembangan pulau kecil seperti ini amat nyata, tingginya harga komoditas, rendahnya konektivitas dengan pusat-pusat ekonomi, rendahnya tingkat kesehatan dan pendidikan serta terbatasnya ketersediaan air tawar dan listrik. Oleh sebab itu, pengembangan pulau-pulau kecil merupakan sebuah tantangan bagi pemerintah dan masyarakat dan bagi keilmuan. Pendidikan di pulau-pulau kecil tidak bisa di samakan dengan pendidikan yang ada dipulau utama / pulau besar, baik dalam segi proses pendidikan, meterial pendidikan maupun hal-hal pendukung proses pendidikan seperti buku, infrastuktur, alat peraga maupun teknologi. Kualitas sumber daya manusia, serapan teknologi, ketersediaan tenaga listrik, tingkat ekonomi dan banyak faktor lain menyebabkan perbedaan bentuk dan kualitas pendidikan di pulau-pulau kecil. Riset ini mengkaji ukuran peran teknologi informasi dan komunikasi bagi kegiatan belajar-mengajar masyarakat kepulauan, mengkaji peran teknologi sebagai suplemen proses belajar-mengajar selain menggunakan metode konvensional, menelaah dimana kendala-kendala mungkin terjadi, dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya energi bagi proses kegiatan belajar-mengajar. Selain itu, riset ini juga bertujuan merancang sebuah arsitektur fisik dan sistem pendidikan 4.0 yang dapat di-implementasikan di pulau-pulau kecil terluar di indonesia, merancang sebuah metode pembelajaran untuk mendukung proses belajar mengajar, dan mengedukasi stakeholder pendidikan tentang konsep pendidikan 4.0. Hasil akhir dari riset ini bukan hanya memindahkan teknologi secara prakmatis kepada masyarakat yang ada di pulau-pulau kecil tetapi yang lebih utama selain memindahkan teknologi juga memindahkan budaya, cara pandang, dan penerimaan masyarakat yang dalam hal ini adalah pelaku pendidikan, baik guru, siswa maupun masyarakat luas terhadap konsep pendidikan 4.0, atau proses pendidikan berbasis teknologi.