2020 : Perancangan Sistem Monitoring, Kontrol, dan Database Berbasis IoT pada Mesin Hemodialisis

Dr. Tri Arief Sardjono S.T, MT.

Year

2020

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Gagal ginjal adalah suatu keadaan klinis yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal irreversible secara progresif, yang berlangsung selama 3 bulan atau lebih. Prevalensi penduduk Indonesia yang menderita gagal ginjal mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2013 jumlah penderita gagal ginjal sebesar 0,2%, kemudian tahun 2018 meningkat menjadi 3,8%. Sejauh ini hemodialisis merupakan terapi yang paling sering digunakan pada penderita gagal ginjal kronis. Kendala dalam terapi hemodialisis adalah terbentuknya gumpalan darah ketika darah di pompa keluar tubuh menuju sirkuit ekstrakorporeal hemodialisa, kemudian kecepatan pemompaan darah yang tidak stabil dapat menyebabkan pasien mengalami shock akibat perpindahan darah keluar-masuk tubuh terlalu cepat. Sebuah sistem kontrol pada peristaltic pump dibutuhkan agar flow rate pemompaan darah dari pasien menuju mesin hemodialisis tetap stabil, sekaligus kontrol syringe pump yang bertanggung jawab pada pemberian heparin untuk menjaga kekentalan darah pada mesin hemodialisa agar tidak terbentuk gumpalan darah yang berbahaya apabila kembali pada tubuh pasien. Sistem alarm juga diperlukan sebagai tanda galat pada flow rate, galat pemberian dosis heparin, dan guidance penggunaan alat. Tiap bagian tersebut akan dikontrol oleh mikrokontroler tersendiri, sehingga akan terdapat 3 buah mikrokontroler slave. Data yang diterima masing-masing mikrokontroler slave dikirimkan pada mikrokontroler master dengan komunikasi serial berjenis point-to-multipoint. Sedangkan komunikasi data mikrokontroler master dengan mini PC adalah komunikasi serial berjenis point-to-point. Data-data yang diterima mini PC akan disesuaikan berdasarkan hasil pembacaan sensor, dan ditampilkan pada user interface berbasis Python. Harapannya dengan penelitian ini dapat menjadikan proses perawatan dari mesin hemodialisa menjadi lebih efektif, dikarenakan sistem hemodialisa yang dirancang dibagi atas beberapa bagian. Sehingga, jika terjadi kerusakan pada salah satu bagian dapat langsung diganti pada bagian yang rusak saja. Kata Kunci : gagal ginjal, hemodialisis, peristaltic pump, syringe pump, komunikasi serial, user interface