2020 : Penjadwalan Distribusi dan Estimasi Kebutuhan Truk dengan Simulasi Monte Carlo

Dody Hartanto ST., MT.

Year

2020

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Biaya logistik di Indonesia masih termasuk mahal jika dibandingkan dengan negara-negara di Dunia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menekan biaya logistik adalah dengan meningkatkan efisiensi alat angkut. Alat angkut yang paling banyak digunakan dalam mendistribusikan produk adalah truk. Truk memiliki fleksibilitas yang tinggi dan dapat mengantarkan produk sampai pada lokasi yang sangat dekat dengan lokasi konsumen. Salah satu sumber ketidakefisienan distribusi dengan menggunakan truk adalah utilitas yang rendah. Salah satu penyebab rendahnya utilitas truk adalah metode yang digunakan perusahaan dalam menentukan kebutuhan truk. Banyak perusahaan menentukan kebutuhan truk berdasarkan kebutuhan truk maksimal pada data historis. Kebutuhan truk akan sangat tinggi jika secara tidak sengaja (tanpa koordinasi), konsumen meminta pengiriman (delivery order) pada hari yang sama, dan sebaliknya akan terdapat hari dengan permintaan pengiriman yang sangat rendah. Hal ini dapat dihindari dengan menjadwalkan pengiriman. Penjadwalan perlu memperhatikan kapasitas truk, permintaan dan kapasitas Gudang konsumen(retailer). Permintaan yang bervariasi (tidak pasti) akan mempersulit penjadwalan pengiriman. Penjadwalan juga akan terkait dengan rute dan jumlah truk yang dibutuhkan. Hal ini menunjukkan bahwa penentuan kebutuhan truk merupakan keputusan strategik dan merupakan keputusan dengan kompleksitas yang cukup tinggi. Kompleksitas terjadi karena melibatkan ketidakpastian demand pada setiap konsumen(retailer) yang perlu dipasok dan terdapat interdependensi yang tinggi antar faktor. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan dikembangkan model simulasi montecarlo yang dapat digunakan untuk membantu dalam penjadwalan pengiriman dan penentuan kebutuhan truk.