2021 : Pemanfaatan Limbah Daun Kering Melalui Aplikasi Metode Konfigurasi Silang Vertikal Menjadi Produk Panel Perancangan Struktur dan Estetika Interior Bangunan

Firman Hawari SSn. MDs

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Tema utama penelitian ini adalah mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam dan melestarikannya dari kepunahan. Pencarian dan penciptaan material lanjutan non-kayu yang tidak berdampak serta ramah terhadap lingkungan menjadi latarbelakang ide penelitian ini. Salah satu implementasinya adalah memproduksi papan dari sampah daun kering untuk diaplikasikan sebagai bahan perancangan interior. Beberapa alasan pemilihan daun kering sebagai tema penelitian ini adalah jumlah yang luar biasa banyak, mudah ditemukan, mudah diperlakukan, dan murah. Bentuk panel dipilih karena beberapa alasan, antara lain: mudah aplikasinya, mudah perlakuan bahannya, familier dengan masyarakat, harganya murah dan mempunyai standarisasi terkait bentuk dan dimensi. Selain itu, bentuk panel juga mempunyai peluang kemudahan secara pemakaian dan pemanfaatan secara komersial bagi kalangan masyarakat secara umum. Pola pembentukan panel dari bahan sampah daun kering dilakukan melalui optimalisasi bidang vertikal daun kering dan penyusunannya secara bersilang solid untuk mendapatkan bentuk bidang datar yang kokoh, masif, dan kuat. Metode tersebut dinamakan konfigurasi silang vertikal. Beberapa eksperimen awal dilakukan utamanya untuk mengetahui dan memahami karakter sifat lembar limbah serta peluang perangkaian struktur bentuk dan visualisasinya. Beragam bahan pendukung, yang bernilai ‘green design’ juga diujicoba. Metode konfigurasi silang vertikal menjadi pembentuk soliditas serta pencapaian nilai estetika pada permukaan panel yang dihasilkan dengan menggunakan perekat termoplastis untuk merekatkan masing-masing sampah daun kering. Beberapa eksperimen dengan mengaplikasi konfigurasi ini dilakukan sampai akhirnya terciptalah produk akhir yang berbentuk panel (board) dengan tampilan permukaan yang unik, kasar, dan bertekstur. Di sisi lain, kajian fungsi dan estetis dilakukan melalui analisis karakter bahan, kemampuan fisik, bentuk berdasarkan referensi teori yang ada. Beberapa ujicoba akan dilakukan di laboratorium untuk mengetahui kemampuan fisik dari beberapa alternatif panel yang dihasilkan. Tata Surdia dalam buku ‘Pengetahuan Bahan Teknik’ (1984) pada hal. 229-235 menyebutkan bahwa polimer diartikan sebagai gabungan beberapa satuan struktur (monomer) yang tersusun secara berulang-ulang dan diikat oleh gaya tarik menarik yang kuat yang disebut ikatan kovalen. Ada dua macam polimer yang umum yaitu polimer termoset dan termoplastik. Perbedaan yang jelas diantara keduanya adalah bahwa termoplastik dapat didaur ulang sedangkan termoset tidak. Salah satu contoh dari termoplastik yang banyak digunakan adalah polypropylene. Matriks panel adalah sejenis polimer termoplastik yang bernama polychloroprene. Polychloroprene termasuk dalam jenis polypropylene yang ramah lingkungan, aman, dan dapat terurai di dalam tanah. Dengan demikian dalam penelitian ini, peneliti memanfaatkan polypropylene sebagai matriks polimer dengan merekatkan masing-masing lembaran daun kering secara rapat sehingga terbentuklah bidang panel sesuai dengan yang direncanakan. Secara spesifik, kegiatan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan bahan sampah daun kering, interaksinya dengan bahan yang lain, aplikasi metode konfigurasi silang vetikal, serta kelayakan produk lanjutan yang dapat dihasilkannya sebagai peluang pengembangan material baru non-kayu untuk memperkaya komoditi kegiatan perancangan dan pelaksanaan pekerjaan interior. Tidak tertutup kemungkinan adanya peluang inovasi pemanfaatan yang lebih luas lagi dalam bentuk yang beragam dan tidak terpikirkan sebelumnya.