2020 : Model Reduksi Karbondioksida Udara Ambien Oleh Vegetasi di Kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara (Studi Kasus: PLTU Tanjung Awar Awar )

Dr. R. Irwan Bagyo Santoso M.T

Year

2020

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Peningkatan konsentrasi karbondioksida (CO2) telah menjadi permasalahan lingkungan skala makro (IPCC,2005). Sumber utama karbondioksida di atmosfir atau udara ambien adalah pembakaran bahan bakar yang berasal fossil . Batu bara termasuk bahan bakar dari fossil . Mengingat Indonesia memiliki batu bara yang melimpah dengan harga sangat ekenomis, maka Pembangkit Listrik dengan sumber energi batu bara di Indinesia tumbuh sangat pesat dibanding sumber energi lainnya. Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara di Tanjung Awar-Awar akan memberikan dampak positif pada program untuk memenuhi kebutuhan listrik sebesar 10.000 megaWatt yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia , tetapi akan memberikan dampak negatif pada lingkungan , yaitu peningkatan karbondioksida di udara ambien yang berasal dari pembakaran batu bara. Vegetasi di ruang terbuka hijau bisa berfungsi sebagai reservoar karbondioksida , artinya vegetasi mampu menyerap (remediasi) karbondioksida dari udara ambien melalui proses fotosintesisis. Diperlukan suatu model remediasi oleh vegetasi pada kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara di Tanjung Awar-Awar sebagai upaya mengurangi peningkatan karbondioksida di udara ambien , yang juga bermanfaat untuk acuan Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara pada lokasi lain Penelitian ini adalah Laboratorium Lapangan dengan variabel : Sumber Emissi , Kondisi Meteorologi , Kondisi Lahan dan Karakteristik Vegetasi. Data penelitian Laboratorium lapangan akan di gunakan untuk konstruksi model empris remediasi karbondioksida udara ambien oleh vegetasi pada kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara di Tanjung Awar-Awar. Testing model akan dilakukan setelah model empris remediasi karbondioksida udara ambien oleh vegetasi pada kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara di Tanjung Awar-Awar diperoleh. Kata kunci : emissi , karbondioksida , remediasi , vegetasi , model