2020 : Analisis faktor Yang Memengaruhi Intensi Pengguna Dalam Menggunakan Mobile Learning (Studi Kasus: Pahamify)

Andre Parvian Aristio S.Kom, M.Sc

Year

2020

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Era globalisasi telah berhasil membuat teknologi pendidikan berkembang menjadi lebih inovatif dan interaktif. Salah satu teknologi dalam dunia pendidikan ialah mobile learning. Mobile learning atau yang diakronimkan menjadi m-learning merupakan bagian dari pembelajaran elektronik. Layanan ini telah memasuki berbagai aspek dalam kehidupan manusia dikarenakan berkembangnya layanan internet nirkabel melalui teknologi seluler dan berdampak semakin banyaknya organisasi yang melakukan investasi besar pada sektor baru ini. Di Indonesia sendiri saat ini telah muncul beberapa platform penyedia layanan m-learning. Salah satunya ialah Pahamify. Pembelajaran menggunakan platform ini dilakukan secara daring dengan memanfaatkan teknologi portable. Namun, tingkat adopsi dari m-learning sendiri terbilang masih rendah. Dengan dilakukannya pemahaman tentang mengapa konsumen kurang memiliki motivasi untuk mengadopsi mobile learning dapat memastikan pengembalian investasi yang substantial. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan struktural atas pengaruh variabel-variabel penelitian terhadap intensi pengguna dalam menggunakan m-learning dan menyusun rekomendasi perbaikan kepada penyedia layanan m-learning yaitu Pahamify guna meningkatkan intensi pengguna dalam menggunakan m-learning. Metode yang dilakukan adalah analisis Structural Equation Model (SEM) yaitu dengan mengacu pada model penelitian yang dikembangkan oleh Garry Wei-Han Tan, Keng-Boon Ooi, Lai-Ying Leong, dan Binshan Lin. Proses pengumpulan data dilakukan dengan metode survei dengan jumlah responden minimal 200 orang yang berusia 14 hingga 22 tahun. Hasil dalam penelitian ini adalah memberikan informasi dan analisis serta mengembangkan wawasan mengenai faktor-faktor yang memengaruhi intensi pengguna dalam menggunakan mobile learning. Sehingga dapat diusulkan rekomendasi untuk meningkatkan intensi pengguna dalam menggunakan m-learning. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk membantu mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi intensi pengguna dalam menggunakan mobile learning sekaligus memberikan rekomendasi untuk meningkatkan intensi pengguna dalam menggunakan mobile learning.