2020 : STUDI ANALISIS KINERJA PERSIMPANGAN BERSINYAL AKIBAT ADANYA PERLINTASAN SEBIDANG KERETA API (STUDI KASUS : PERSIMPANGAN BERSINYAL DI JALAN JAGIR WONOKROMO SURABAYA)

Ir. Hera Widyastuti M.T., Ph.D.

Year

2020

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Peningkatan volume kendaraan akibat adanya pertumbuhan penduduk dan peningkatan ekonomi akan berpengaruh terhadap meningkatnya intensitas perjalanan yang berakibat pada meningkatnya dorongan akses langsung ke pusat kota yang menimbulkan permintaan akses melalui moda transportasi dengan kapasitas besar, salah satunya melalui moda kereta api. Permintaan akses melalui moda kereta api menimbulkan konsekuensi adanya perlintasan sebidang baru, yaitu jalur kereta api dan jalan raya yang akan menyebabkan suatu permasalahan, yaitu kemacetan. Kemacetan tersebut diduga dikarenakan lama waktu penutupan pintu palang sebelum kereta api melewati perlintasan dan saat kereta api melewati perlintasan tersebut, sehingga menyebabkan kendaraan harus terhenti untuk beberapa selang waktu. Bila volume kendaraan yang mendekati lintasan tersebut sedemikian besar, maka akan menimbulkan panjang antrian yang cukup berarti. Selain itu, perlintasan kereta api sebidang yang terletak di dekat persimpangan bersinyal dapat mempengaruhi kinerja persimpangan jika waktu siklus simpang bersinyal tidak disesuaikan dengan lama waktu penutupan palang perlintasan kereta api di dekatnya. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan penelitian untuk mengurangi penyebabnya dengan cara melakukan optimasi kinerja persimpangan yang disimulasikan dengan cara memvariasikan lama penutupan palang perlintasan kereta api dan waktu siklus persimpangan agar mendapatkan panjang antrian yang paling kecil. Sebelumnya, dibuat dua model hubungan antar variable, yaitu model pertama adalah hubungan antara panjang kereta, waktu penutupan perlintasan, dan panjang antrian kendaraan dengan menggunakan metode regresi berganda dan model kedua adalah hubungan antara lama waktu penutupan perlintasan dan panjang antrian dengan menggunakan metode regresi sederhana. Selain itu, perlu dilakukan analisis panjang antrian di setiap pendekat persimpangan bersinyal pada saat pintu perlintasan kereta api menutup menggunakan metode queueing analysis. Dengan penelitian ini, diharapkan dapat mengetahui kinerja persimpangan bersinyal akibat adanya perlintasan sebidang kereta api sehingga diperoleh cara optimasi kinerja persimpangan bersinyal untuk mengurangi panjang antrian pada masing-masing pendekat simpang ketika terdapat kereta api yang lewat.