2021 : ANALISA CROSS CULTURAL SOCIO-TECHNICAL SYSTEM ANTARA PENGGUNA INSTAGRAM DARI INDONESIA, FILIPINA, TAIWAN DAN INGGRIS TERHADAP KECANDUAN INTERNET, KEPUASAN HIDUP, SELF ESTEEM, DAN INSTAGRAM INTRUSION

Dr Adithya Sudiarno ST., MT.

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Budaya menjadi bagian penting dari aspek ergonomi makro. Selain budaya, teknologi dan psikososial menjadi aspek ergonomi makro yang penting dan layak diteliti. Aspek teknologi dan psikososial ini merupakan aspek ergonomi makro yang dikenal dengan socio-technical system di mana variabel teknologi dan sosial (dalam hal ini psikososial di manusia) saling mempengaruhi dan mampu meningkatkan produktivitas individu. Aspek psikososial ini terdiri dari internet addiction, Instagram intrusion, self esteem dan life satisfaction. Empat aspek ini dipilih karena berpengaruh di produktivitas dan kualitas hidup individu. Adanya keterkaitan ke-empat variabel psikososial dengan variabel teknologi,menggambarkan aspek ergonomi makro yang berdampak positif bagi peningkatan produktivitas individu, health and safety dan kepuasan hidup individu. Selain itu, dengan pendekatan TAM tentunya akan memastikan individu fit dalam penggunaan teknologi Instagram, mengetahui tujuan penggunaan dan mengoptimalkan penggunaan Instagram, faktor apa saja yang mempengaruhi individu untuk mengakses media sosial seperti Instagram, pengaruhnya ke individu tersebut menjadi bagian yang harus dianalisis agar individu tersebut menjadi lebih produktif dalam mengakses media sosial dan beraktivitas. Perumusan masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah merumuskan model perbandingan aspek ergonomi makro yang tersusun atas variabel teknologi dan variabel psikososial (instagram intrusion, internet addiction, life satisfaction, self esteem) antara Indonesia (negara budaya timur), Inggris (negara budaya barat), Filipina dan Taiwan (perpaduan budaya) dengan pendekatan TAM. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis aspek ergonomi makro dengan memperhatikan variabel technology dan pshycosocial menggunakan pendekatan TAM di negara budaya timur (Indonesia) dan budaya barat (Inggris), Filipina dan Taiwan (perpaduan budaya), memodelkan variabel instagram intrusion, internet addiction, self esteem dan life satisfaction dengan pendekatan TAM, membandingkan perbedaan variabel socio-technical negara budaya timur dan negara budaya barat, merumuskan rekomendasi untuk pencegahan kecanduan instagram di berbagai budaya yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode integrasi aspek ergonomi makro (socio-technical system), pendekatan TAM, penyebaran kuesioner di tiga negara dan pengujian SEM (Structural Equation Modelling). Luaran dari penelitian ini berupa model perbandingan aspek ergonomi makro yang tersusun atas variabel teknologi dan variabel psikososial antara Indonesia, Inggris, Filipina dan Taiwan serta berupa artikel jurnal internasional Q2-Scopus