2020 : Eksplorasi Hasil Studi Hand Glove Menggunakan Piezo Crystal Sensor Sebagai Tindak Lanjut Mewujudkan Kontrol Gerak bagi Pekerja Disabilitas Pendengaran

Dwi Oktavianto Wahyu Nugroho S.T., M.T
Ahmad Fauzan Adziimaa S.T., M.Sc
Ni Luh Putu Satyaning Pradnya Paramita S.Si., M.Si
Varah Nuzulfah S.M.,MBA


Abstract

Untuk mengakomodir keberlanjutan hasil yang didapatkan dari pembelajaran yang lalu guna menindak lanjuti tahap perealisasian kontrol gerak bagi pekerja difabel pendengaran dan mewujudkan solusi bagi permasalahan penyandang disabilitas sensorik untuk mendapatkan haknya agar mendapatkan pekerjaan yang layak, seperti yang diatur dalam UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2016 TENTANG PENYANDANG DISABILITAS. Pasal 53 dari undang - undang tersebut, mewajibkan perusahaan pemerintah mengakomodasi pekerja disabilitas sebesar 2 persen dari keseluruhan karyawan dan wewajibkan mengakomdasi pekerja disabillitas sebesar 1 persen dari keseluruhan karyawan. Dalam penerapannya industri banyak memilih penyandang disabilitas pendengaran sebagai pekerja di areanya, meski jumlahnya tidak mencapai 1 persen dari jumlah keseluruhan karyawan. Kejadian tersebut diakibatkan karena adanya hambatan bagi penyandang disabilitas yang antara lain, komunikasi, ketidak siapan penempatan karyawan difabel oleh perusahaan, tidak adanya tenaga profesional yang berfungsi untuk mendukung kinerja dari difabel serta produktifitas kinerja karyawan difabel. Mengngat dari faktor hambatan dan jenis dari disabilitas yang diperkerjakan maka diperlukan sarana bantu bagi pekerja disabilitas pendengaran untuk dapat variasi pekerjaan yang adil sehingga mampu meningkatkan taraf ekonomi dari penyandang disabilitas tersebut. Salah satu sarana bantu yang digunakan dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah hand glove. dalam pembelajaran yang lalu telah didapatkan bahwa sensor piezo crystal memiliki kepekaan yang baik dalam mendeteksi pergerakan sendi pada jari, sehingga dalam proposal ini ditujukan menggali lebih lanjut dan melakukan perekaman data terhadap pergerakan jari sehingga dapat menjadi acuan dalam perealisasian sistem kontrol gerak bagi penyandang difabel pendengaran