2020 : Studi Experimental Penggunaan Engineered Cementitious Composite sebagai Alternatif Perkuatan pada Struktur Balok Beton Bertulang Terkorosi

Data Iranata ST., MT., Ph.D
Dr. Asdam Tambusay ST

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Masalah ketahanan struktur diketahui sebagai salah satu tantangan yang juga dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur secara signifikan. Di lingkungan laut, elemen struktur sangat berpotensi gagal akibat korosi. Korosi, menyebabkan baja tulangan yang direncanakan sesuai umur rencana tidak tercapai, adalah reaksi kimia dan elektro-kimia yang menyebabkan logam kehilangan sifat logamnya. Salah satu kasus yang menjadi konsentrai pertimbangan adalah korosi pada balok. Menimbang bahwa dasar balok lebih mudah retak dalam kondisi normal atau terbebani, ion klorida dapat merusak tulangan longitudinal bawah melalui retakan di bawah, maka balok yang kontak dengan lingkungan laut diperlukan evaluasi lebih lanjut. Beberapa peneliti yang mengkaji korosi pada struktur balok telah dilakukan oleh penelitian sebelumnya melalui penggunaan bahan tambah semen (SC) dan dengan komposit semen menggunakan serat (ECC) untuk meningkatkan perilaku daya tahan. Misalnya, serat yang digabungkan di dalam beton dan mengganti parameter penutup beton menggunakan material tambah atau pengganti. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur tersebut belum mengatasi kerentanan akibat perubahan ekstrim lingkungan laut secara signifikan. Sebagai hasil dari korosi baja tulangan, durabilitas beton tulangan akan hilang seiring waktu selain kerugian yang signifikan pada penampang tulangan serta tulangan dan beton tidak bekerja secara homogen dan elemen struktural mengalami kerugian yang signifikan dalam penurunan kapasitas. Dengan demikian, standar rujukan mengkategorikan struktur yang berhubungan dengan salinitas tinggi dan kawasan industri dengan kelembaban ekstrem dan atmosfer agresif sebagai kategori korosivitas ekstrim dengan retakan yang diijinkan 0,15 mm. Penelitian ini difokuskan pada studi dan evaluasi perlindungan korosi untuk meningkatkan kinerja daya tahan di bawah lingkungan laut. Penelitian ini dilakukan melalui berbagai uji eksperimental dan analisis numerik dengan metode elemen hingga. Material pengembangan baru dari komposit semen yang direkayasa (ECC) yang dapat digunakan untuk meningkatkan daya tahan jangka panjang sebagai campuran dirujuk menjadi material baru yang dipakai. Untuk menunjukkan penerapannya, tiga seri evaluasi akan dimasukkan dalam program uji dengan proporsi campuran yang berbeda, yaitu Spesimen beton normal ditunjuk sebagai kontrol spesimen (NC), beton normal dicampur dengan bahan pelengkap menggunakan fly ash Kelas F (SC) dan ECC. Penelitian ini dapat memberikan peningkatan daya tahan dan efektivitas ECC, yang menunjukkan perilaku regangan dan retak di bawah beban lentur, dalam memperlambat korosi baja dalam beton bertulang. Kemudian, ECC akan diimplementasikan sebagai material perbaikan yang akan diuji dengan percepatan korosi menggunakan metode galvanostatic. Selanjutnya, benda uji terkorosi dan pola kerusakan akan dievaluasi. Kata kunci: Perkuatan, Korosi, struktur beton bertulang, engineered cementitious composite