2020 : Identifikasi Aspek Gender Psychological Security and Safety pada Ruang Luar Perkotaan

Dr.Ing.Ir. Bambang Soemardiono

Year

2020

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Desain ruang publik yang kurang baik dapat menyebabkan perasaan takut dan tidak aman dari tindakan kriminalitas. Contohnya area kereta bawah tanah, lorong panjang, taman kota dengan penerangan yang kurang, hutan rimbun, dan jalan yang sepi banyak dihindari oleh masyarakat khususnya perempuan. Ketakutan akan kriminal memiliki hubungan yang erat dengan tingkat pendidikan individu, tingkat pendapatan, ras, usia, dan yang terpenting dengan gender mereka. Namun, perempuan memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi daripada laki-laki. Fenomena tersebut menyebabkan adanya batasan partisipasi perempuan pada kehidupan ruang publik perkotaan. Pencegahan kriminalitas sangat diperlukan pada sebuah kota yang mana didapatkan ketika seseorang memiliki tingkat psikis keamanan yang relatif puas. Sedangkan perasaan takut dan cemas akan muncul ketika tingkat kebutuhan keselamatan tidak terpenuhi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor apa saja yang dapat mempengaruhi kota atas hak kota terhadap keamanan perempuan, sehingga memunculkan kriteria-kriteria desain rancangan pusat kota yang mana dapat diaplikasikan dalam bentuk konsep desain. Penelitian dilakukan pada ruang luar perkotaan yang banyak dihindari oleh perempuan karena timbulnya rasa ketakutan akan kriminalitas ketika berada di dalamnya. Penelitian menggunakan paradigma postpositivisme dimana karakter dari postpositivisme dicirikan oleh realita yang ada di luar, yang dapat sepenuhnya diketahui dalam beberapa tingkat probabilitas. Sedangkan strategi yang digunakan adalah combined strategy yang mana mengkombinasikan antara strategi kuantitatif dan strategi kualitatif dengan menggunakan teknik aplikasi A Two-Phase Design. Pertama menggunakan strategi kuantitatif unuk membantu mendapatkan faktor yang mempengaruhi kemanan dan keselamatan psikis perempuan, kemudian hasilnya akan dibawa ke strategi kualitatif dengan melalui wawancara dan observasi yang didukung dengan taktik walktrhough analysis. Hasil yang diharapkan yaitu mendapatkan faktor-faktor yang mempengaruhi keamanan dan keselamatan psikis perempuan di ruang luar perkotaan melalui pola aktivitas yang terjadi pada kawasan tersebut, kemudian dihubungkan dengan aspek aspek fisik ruang luar perkotaan berdasarkan kajian teori. Kata Kunci : Ruang Luar Perkotaan, psychological security and safety