2019 : Aplikasi Material Ringan Komposit Polimer Berpenguat Nanoselulosa untuk Absorpsi -Suara -Pita -Lebar Komponen Kendaraan Otomotif

Ir. Moh. Farid DEA
Alvian Toto Wibisono S.T., M.T.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Berdasarkan hasil riset yang sudah dihasilkan hingga saat ini oleh industri otomotif Mercedes dan beberapa industri otomotif ternama lainnya, aplikasi serat natural untuk penguat material komposit telah terbukti secara ekologis dan komersial menguntungkan untuk penggunaan material absorpsi suara di interior otomotif atau beberapa komponen lainnya. Menurut Prof Okuyama, material penyerap suara (sound absorbing materials) termasuk salah satu dari 3 jenis material yang dikembangkan di dunia saat ini. Tim peneliti Laboratorium Teknologi Manufaktur di Departemen Teknik Material selama ini sudah melakukan sejumlah riset tentang serat natural ini sesuai dengan peta jalan riset ITS (RIP ITS) yang mempunyai slot riset komposit berpenguat serat alam untuk pengembangan bidang material. Permasalahan yang timbul adalah bagaimana melakukan rekayasa material polimer dan material serat natural sejenis nanoselulosa dengan menggunakan proses pembentukan (forming process) tertentu sehingga diperoleh material yang memiliki sifat-sifat fisik, mekanik, morfologi, dan sifat akustik yang sesuai dengan kebutuhan industri. Teknologi nano-komposit menjadi pilihan solusi dalam penelitian ini dengan cara menggabungkan polimer dan serat nanoselulosa dengan menggunakan teknik blending atau casting. Sifat-sifat spesifik material komposit ini diungkap dengan melakukan karakterisasi yang mencakup pengujian struktural SEM, TEM, FTIR, XRD, uji sifat absorpsi gelombang elektromagnetik VAN, uji sitaf akustik, uji sifat fisik, maupun uji sifat mekanik. Dari desain material yang dilakukan, diharapkan akan diperoleh material yang mempunyai kemampuan sebagai material absorbsi suara yang stabil beroperasi pada frekwensi rendah hingga frekwensi tinggi (wide-band sound absorption materials) untuk aplikasi bidang transportasi termasuk industri otomotif. Berdasarkan hasil pengukuran TKT terkait dengan usulan penelitian ini, maka target yang akan dicapai adalah TKT level 3.