2021 : Aplikasi Augmented Reality Sebagai Media Edukasi Protokol Kesehatan di masa pandemi

Didit Prasetyo S.T., M.T.

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Program pemerintah dalam melaksanakan program protokol kesehatan dan vaksinasi sebagai upaya untuk pencegahan penyebaran virus covid-19 mendapat banyak respon dari masyarakat, banyak dijumpai opini masyarakat yang beranggapan bahwa setelah vaksinasi maka masyarakat bebas melakukan kegiatan seperti sebelum pandemi, dan kekurang-tahuan masyarakat terhadap penerapan standar protokol kesehatan masih cukup tinggi yang ditunjukkan adanya data penambahan kluster baru terkonfirmasi positif covid baik saat bulan puasa, arus mudik dan arus balik tahun 2021, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan Satgas Covid Nasional sudah menggunakan beragam pilihan media dalam berkomunikasi dengan masyarakat sebagai upaya untuk menjangkau sasaran komunikasi yang efektif. Pada tahun 2020, ITS bekerja sama dengan Satgas Covid 19 dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kesehatan telah meluncurkan media edukasi papan permainan bertema mitigasi pandemic Covid 19 berjudul Palagan, media papan permainan ini menjadi tambahan media untuk mengedukasi penerapan protokol kesehatan kepada segmen keluarga khususnya di Jawa timur, papan permainan Palagan dirancang terintegrasi dengan aplikasi augmented reality yang mampu menambah antusiasme pengguna dalam bermain selain dikarenakan konten papan permainan itu sendiri yang menarik dan mudah dimainkan. Sebagai wujud keberlanjutan pengembangan produk papan permainan yang telah terdistribusi dan direspon baik ditengah masyarakat maka pengembangan berupa komunikasi edukasi protokol kesehatan, vaksinasi dan pasca vaksinasi covid 19 dapat dilakukan salah satunya dengan merilis pembaruan dan memaksimalkan fitur aplikasi augmented reality pada aplikasi Palagan. Konten simulasi Augmented Reality yang dikembangkan selaras dan sesuai dengan program protokol kesehatan yang dijalankan oleh pemerintah, maka dalam perancangan pengembangan konten aplikasi tetap memperhatikan konsistensi dan kesinambungan program perubahan perilaku dari satgas covid 19, konten simulasi edukasi yang didapat dari proses perancangan dikonversi dalam aplikasi Augmented Reality yang menawarkan interaksi yang komunikatif dengan pengembangan desain antarmuka yang diperbarui dan visualisasi yang menarik dari augmented reality berupa penambahan fitur animasi. Kegiatan pengembangan aplikasi augmented reality akan berlangsung selama kurun waktu 2 bulan hingga prototipe aplikasi terbaru siap diujicobakan dan mendapatkan data umpan balik dari pengguna