2020 : ANALISIS SEDIMENTASI TERHADAP PERUBAHAN LUASAN MANGROVE MENGGUNAKAN TEKNOLOGI PENGINDERAAN JAUH MULTITEMPORAL (STUDI KASUS: KABUPATEN GRESIK)

Prof. Dr. Ir. Bangun Muljo Sukojo DEA.DESS
Nurwatik ST.,M.Sc

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Mangrove merupakan ekosistem utama dalam mendukung aktivitas kehidupan di wilayah pantai serta dengan fungsi ekologis dan ekonomis yang dimiliki. Mangrove tumbuh di daerah pesisir yaitu sepanjang pantai atau muara sungai di daerah tropis dan subtropis dengan tanah hasil akumulasi substrat lumpur dari proses sedimentasi. Kabupaten Gresik menjadi daerah hilir tempat bermuaranya Sungai Bengawan Solo yang banyak membawa material sedimen. Akibatnya di muara sungai ini terjadi sedimentasi sehingga semakin lama membentuk suatu tanah timbul yang dapat menjadi lahan baru untuk ditumbuhi mangrove. Selain mengalami perubahan karena adanya tanah timbul, mangrove dapat mengalami degradasi. Perkembangan teknologi penginderaan jauh dapat digunakan untuk monitoring kualitas lingkungan seperti perubahan mangrove dan kualitas perairan disekitranya akibat sedimen tersuspensi. Pada penelitian ini menggunakan data citra multitemporal Sentinel-2A dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2019 dan data in situ konsentrasi sedimen tersuspensi. Perubahan mangrove diidentifikasi menggunakan klasifikasi terbimbing dengan komposit warna band NIR, SWIR, dan Red. Sedangkan untuk sedimen tersuspensi diidentifikasi menggunakan empat macam algoritma yaitu Algoritma Budhiman (2004), Parwati (2006), Jaelani (2015), Laili (2015). Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis perubahan luasan mangrove akibat adanya sedimentasi dalam jangka waktu lima tahun sehingga didapatkan informasi spasial mengenai perubahan mangrove dan sedimen tersuspensi di Kabupaten Gresik yang meliputi empat kecamatan yaitu Kecamtan Ujung Pangkah, Kecamatan Sidayu, Kecamatan Bungah, dan Kecamatan Manyar. Informasi ini dapat menjadi pedoman bagi stakeholder dalam melakukan upaya pengelolaan kawasan mangrove agar mendapatkan strategi konservasi dan teknologi rehabilitasi yang tepat pada lingkup daerah penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan dalam jangka waktu 5 bulan. Target luaran dari penelitian ini yaitu yang dimuat dalam jurnal ilmiah internasional terakreditasi dan atau artikel pada proseding internasional. Sebagai tambahan, hasil peneilitian dapat dipresentasikan pada seminar nasional. Kata Kunci: Mangrove, Sedimen Tersuspensi, Sentinel-2A