2020 : PENAMBAHAN TEH HITAM (Camellia sinensis) UNTUK MENINGKATKAN BIOAKTIVITAS KUE PUKIS

Prof. Dr. R.Y. Perry Burhan M.Sc.
Zjahra Vianita Nugraheni S.Si, M.Si.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Teh hitam merupakan minuman yang paling banyak dikonsumsi masyarakat di seluruh penjuru dunia. Teh hitam terbuat dari daun Camellia sinensis yang mengalami reaksi oksidatif enzimatis pada kandungan katekinnya. Teh hitam memiliki berbagai macam kandungan polifenol sehingga berpotensi untuk dijadikan sebagai antioksidan alami. Berbagai manfaat kesehatan telah ditunjukkan oleh teh hitam seperti perlindungan terhadap penyakit kanker, kardiovaskular, degenerasi saraf, bakteri patogen, dll. Maka dari itu, saat ini teh hitam telah popular sebagai minuman fungsional yang kaya akan senyawa bioaktif. Kandungan senyawa aktif ekstrak teh hitam serta aplikasinya telah banyak diteliti. Namun penelitian mengenai ekstrak teh hitam sebagai aditif pada makanan belum terlalu banyak dilakukan. Penelitian ini menggunakan ekstrak teh hitam (Camellia sinensis) dengan pelarut air. Ekstrak teh hitam yang telah didapat kemudian dianalisis kandungan fenolik, flavonoid, antioksidan, dan katekinnya guna mencari kondisi yang optimum. Ekstrak teh hitam nantinya akan diaplikasikan sebagai aditif pada kue pukis. Kue pukis yang telah ditambahkan ekstrak teh hitam kemudian dianalisis komposisi, sifat organoleptik, aktivitas antioksidan, serta umur simpan dari kue pukis tersebut. Penambahan ekstrak teh hitam diharapkan mampu meningkatkan kualitas mutu dari kue pukis.