2020 : Sintesis Hidroksi Alkil Ester berbasis Minyak Nabati sebagai Bioaditif Peningkat Lubrisitas Bahan Bakar Fossil Diesel

Dr. Ir Endah Mutiara Marhaeni Putri
Prof. Dr. R.Y. Perry Burhan M.Sc.
Dr. Dra. Yulfi Zetra M.Sc

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Upaya desulfurisasi pada fossil diesel untuk meminimalkan emisi gas rumah kaca, hidrokarbon dan materi partikulat justru menimbulkan masalah baru yaitu hilang atau berkurangnya senyawa pembawa lubrikasi alami. Akibatnya lubrisitas fossil diesel menjadi rendah. Padahal bahan bakar fossil diesel masih dibutuhkan dalam industry automobile meskipun penggunaan biodiesel mulai digalakkan. Salah satu solusi yang ditawarkan untuk mengatasi lubrisitas tersebut adalah penggunaan bioaditif peningkat lubrisitas fossil diesel. Golongan ester dipilih sebagai kandidat bioaditif tersebut dikarenakan mampu terdegradasi secara alami, tidak beracun dan telah dikenal memiliki sifat lubrikasi secara inheren (metil ester). Berdasar strukturnya, maka ester dapat dimodifikasi guna improvisasi kemampuan lubrikasinya. Modifikasi tersebut dapat melalui jenis minyak nabati sebagai raw materials-nya dan jenis alkohol sehingga produk bioaditif yang akan dihasilkan berupa hidroksi alkil ester. Adanya tambahan gugus hidroksi pada rantai alkil akan menambah kepolaran ester dan harapannya meningkatkan lubrisitasnya dibanding metil atau etil ester pada umumnya. Hidroksi alkil ester akan disintesis dengan metode transesterifikasi minyak nabati (trigliserida) dengan poli hidroksi alkohol berbantuan katalis basa K2CO3 selama 1 jam. Campuran yang diperoleh dikarakterisasi dengan Kromatografi Lapis tipis, FTIR produk yang dihasilkan dilakukan pemisahan dengan kromatografi kolom, dan Kromatografi Gas-Spektrometri Massa. Uji fisikokimia termasuk lubrisitas diukur dengan metode High Frecuency Reciprocating Rig (HFRR). Membandingkan nilai wear scar diameter antara campuran produk bioaditif hasil sintesis dengan fossil diesel, metil ester dan fossil diesel berkadar sulfur rendah akan diperoleh informasi factor-faktor yang mempengaruhi lubrisitas produk bioaditif sebagaimana tercantum dalam rumusan masalah. Luaran dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi peningkatan daya saing bangsa, berupa publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal internasional terindex scopus Q2 dan buku disertasi. Kata kunci: bioaditif, lubrisitas, hidroksi, ester, trigliserida.