2020 : SINTESIS CaCO3 PRESIPITAT DARI BATU KAPUR ALAM SEBAGAI BAHAN PENUNJANG INDUSTRI

Dr. Drs. Yoyok Cahyono M.Si.
Dr. Drs. Zaenal Arifin M.Si
Dr.rer.nat. Triwikantoro M.Sc.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Kalsium Karbonat (CaCO3) merupakan material yang bersifat polimorfi artinya mempunyai 3 struktur fasa yang berbeda, yaitu fasa calcite, aragonite, dan vaterite. Kalsium karbonat banyak ditemukan dalam batu kapur, coral (batuan laut) dan kulit binatang laut. Kalsium karbonat banyak dimanfaatkan dalam purwarupa industri, apalagi jika ukuran partikelnya dapat dibuat sampai berskala nanometer. Dalam penelitian ini kalsium karbonat (CaCO3) akan difokuskan sebagai bahan pensubstitusi/penunjang berukuran nano ke dalam industri: kertas, karet, pvc, cat, makanan, kosmetik, dan farmasi. Kalsium karbonat dalam industri karet, pvc dan cat berfungsu sebagai penguat aditif, sehingga secara signifikan meningkatkan kekuatan benturan, modulus lentur dan kekuatan tarik. Kalsium karbonat dapat ditambahkan ke dalam bahan makanan sebagai suplemen makanan, vitamin dan mineral. SCF 1991, melaporkan kalsium karbonat aman didalam makanan, dan memberikan kontribusi sebagai asupan makanan yang tidak mengganggu mekanisme homeostatis dan mengendalikan keseimbangan elektrolit dari tubuh. Dalam waktu yang tidak lama, diperkirakan produk ini akan memasuki pasar di Indonesia seiring dengan perkembangan teknologi yang memanfaatkan sifat – sifatnya yang relevan. Untuk itu, pengkajian khususnya yang berhubungan dengan langkah – langkah sintesis dan peluangnya untuk produksi massal harus segera dilakukan. Sasaran penelitian ini diarahkan pada fabrikasi bahan dengan struktur dan fasa yang bervariasi untuk bahan penunjang berbagai jenis industri. Penelitian ini juga dititik beratkan pada pengembangan metoda karbonasi dan penyempurnaannya di Departemen Fisika - ITS. Bersamaan dengan upaya applikasi nanoCaCO3 dalam industri akan ditelaah (i) pengkajian sifat polimofi CaCO3 yang berstruktur calcite, vaterite, dan aragonite dengan ukuran < 100 nm (ii) parameter proses karbonasi agar dihasilkan partikel – nano calcite (CaCO3) yang distribusi ukurannya homogen/mono-dispersif, (iv) penggunaan template dalam prosedur pencampuran larutan untuk menghasilkan partikel – nano yang monodispersif yang berukuran seragam. Usulan penelitian ini merupakan serangkaian penelitian yang difokuskan pada pembuatan partikel – nanoCaCO3 sebagai bahan penunjang berbagai jenis industri Keywords: calcite, vaterite, dan aragonite, karbonasi