2020 : Karakterisasi Pergerakan Tanah di Kampus Utama ITS dari Kecepatan Gelombang Geser (Vs) Menggunakan Metode Gelombang Permukaan Aktif dan Pasif

Dr. Sungkono S.Si, M.Si
Saifuddin S.Si, M.Sc, Ph.D

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

BAB I RINGKASAN Pusat Studi Gempa Nasional memprediksi Surabaya akan mengalami gempa dengan maksimum amplitudo 6,5 karena sesar Kendeng [1]. Kampus utama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang terletak di Sukolilo, Surabaya memiliki jenis tanah endapan aluvial berdasarkan geologi Surabaya [2]. Kemungkinan besar, jenis tanah tersebut akan memperkuat gelombang seismik yang dihasilkan oleh gempa yang akan terjadi, yang dikenal dengan istilah amplifikasi tanah. Oleh karena itu, mitigasi bencana gempa bumi di ITS diperlukan untuk mengurangi jumlah korban dan kerusakan bangunan. Peneliti menawarkan pengukuran gelombang aktif dan pasif untuk memperoleh informasi kecepatan gelombang geser (Vs) dalam dan dangkal. Pengukuran akan dilakukan dengan jumlah banyak dan rapat sehingga di peroleh Vs dengan resolusi yang baik di daerah ITS. Vs dalam dan dangkal tersebut akan digunakan untuk mengetahui amplifikasi tanah nonlinear di ITS. Dari analisis amplifikasi tanah tersebut, akan diperoleh beberapa parameter di beberapa titik pengukuran seperti: fundamental frekuensi, maksimum amplifikasi, gelombang seismik (kecepatan dan percepatan) di permukaan, maksimum percepatan dan kecepatan. Dengan menggunakan parameter-parameter fisis yang bermacam-macam tersebut, mitigasi bencana gempa di ITS dapat dilakukan secara komprehensif.