2020 : Pengembangan Dashboard Penilaian Kualitas Pembelajaran Online dalam Rangka Mendukung Learning for Improvement di ITS (Tahun Kedua)

Feby Artwodini Muqtadiroh S.Kom., MT.
Anisah Herdiyanti Prabowo S.Kom., M.Sc.
Rio Tria Hardhitya A.Md.


Abstract

ITS merupakan salah satu perguruan tinggi negeri peringkat ke-4 di Indonesia yang menerapkan layanan e-learning sejak 2006 melalui platform LMS-Moodle yakni SHARE ITS. E-learning SHARE ITS diterapkan untuk mendukung proses pembelajaran dalam perkuliahan sehingga dapat mengetahui kualitas proses pembelajaran dalam perkuliahan dengan layanan e-learning. Namun dalam kenyataannya e-learning Share ITS belum digunakan secara optimal pada seluruh departemen yang tersebar di ITS. Berdasarkan Sie Pengembangan dan Pembelajaran Direktur Akademi ITS pada tahun 2017, Bapak Muklason, S.Kom, M. Sc., Ph.D, terdapat ratusan mata kuliah di ITS dari berbagai departemen yang terdaftar di Share ITS namun hanya sedikit dari mata kuliah tersebut yang menggunakan Share ITS secara aktif sehigga perlu adanya sebuah peningkatan pembelajaran (learning for improvement) yang ada pada e-learning. Dan ITS sebenarnya telah menetapkan standar yang bagus dalam penjaminan kualitas, termasuk kualitas pembelajaran melalui Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). SPMI diturunkan dari standar BANPT. Dimana terdapat elemen penilaian untuk proses pembelajaran menggunakan e-learning terhadap seluruh mata kuliah (R.eMK). Sehingga hanya aspek kuantitas yang dipertimbangkan. Bagaimana dengan aspek kualitas? Karena itulah peneliti bekerjasama dengan Direktorat Akademik, Sie Pengembangan Pembelajaran bersama-sama berupaya menyusun instrumen PEDOMAN MUTU PEMBELAJARAN ONLINE ITS: PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KUALITAS MATA KULIAH DARING BERDASARKAN STANDAR OPEN ECBCHECK (Penelitian Kajian Kebijakan ITS tahun 2019). Dan pada tahun ini, tim peneliti mengembangkan instrumen yang telah dikaji, disusun, dan divalidasi oleh bidang Akademik ITS untuk diteruskan melalui pengembangan sistem berbasis dashboard dalam rangka penilaian kualitas pembelajaran online di ITS. Hal ini juga relevan dengan Misi ITS dalam Bidang Pendidikan yakni menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis teknologi informasi dan komunikasi dengan kurikulum, dosen dan metode pembelajaran berkualitas internasional. Termasuk dukungan Rektor ITS melalui program unggulan Quick Win yang selanjutnya diterjemahkan dalam Peraturan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember Nomer 9 Tahun 2020 tentang penyelengaraan pembelajaran elektronik (e-learning) di ITS. Hal ini tak lain bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kesempatan pemerataan pendidikan melalui model pembelajaran yang didukung di era digital. Artinya bahwa sudah saatnya dipikirkan bagaimana mengelola kuliatas pembelajaran online. Untuk itulah dari hasil penelitian sebelumnya yang telah ditetapkan elemen apa saja yang menentukan pengukuran pembelajaran online beserta cara mengukurnya telah dihasilkan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mentransformasikan elemen dan cara pengukurannya dalam bentuk dashboard berbasis website yang nantinya dapat memberikan hasil akhir dari kualitas pembelajaran online yang dilakukan oleh masing-masing dosen di ITS (self-assessment). Hal ini bertujuan untuk mendukung konsep learning for improvement untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis e-learning yang berkelanjutan. Assessment dalam penelitian ini diperlukan untuk melihat capaian atau performa atas upaya yang dilakukan. Dan dalam peneilitian ini upaya yang dilakukan dalam mengelola pembelajaran online yang telah dilakukan oleh dosen. Dan assessment atau pengukuran merupakan bagian dari tindakan evaluasi. Sehingga untuk mendapatkan hasil capaian yang diharapkan, maka perlu dilakukan tindakan monitoring secara berkala atau harus kontinyu. Sehingga penelitian ini tidak hanya menghasilkan angka atau indeks yang merepresentasikan kualitas pembelajaran online (misal Predikat Indeks: Baik, Cukup, Kurang, atau Sangat Baik) secara visual dalma bentuk dashboard, namun juga melihat aspek mana saja yang perlu ditingkatkan atas nilai target yang telah ditentukan. Formula ini telah diperoleh pada penelitian Kajian Kebijakan 2019 yang mendefinisikan aspek-aspek atau kriteria-kriteria penentu kualitas pembelajaran online berdasarkan standar Open ECBCheck untuk mendukung strategi learning for improvement, antara lain: Quality of Contents (Konten Perkuliahan), Program/Course Design (Desain Mata Kuliah), Information about and organization of the programme (Dukungann Organisasi), Target Audience Orientation (Orientasi Pembelajar), Media Design (Media Pendukung Pembelajaran), Technology (Teknologi), Evaluation & Review (Evaluasi dan Review). Dan setiap capaian akan divisualisasikan dalam bentuk spider chart yang umum digunakan pada perangkat kematangan. Karena penelitian ini akan menghasilkan perangkat monitoring dan evaluasi dalam pembelajaran online yang bertujuan untuk menghasilkan kinerja atau performa yang terbaik dengan cara memperoleh feedback dari semua pihak atau aspek yang sedang dikerjakan dan memberikan informasi capaian. Itulah pentingnya instrumen ini yang nantinya akan dikembangkan berbasis website dengan menampilkan informasi visual yang mudah dipahami dan ditindaklanjuti. Kata kunci: dashboard, evaluasi, kualitas, learning for improvement, monitoring, online, open ECBCheck, pembelajaran, performa, spider chart.