2020 : Pengembangan Metode Operasi Sistem Tenaga Listrik dengan Pembangkit Berbasis Energi Terbarukan Mempertimbangkan Efisiensi dan Biaya Charging/Discharging Energy Storage

Prof. Dr. Ontoseno Penangsang Ir. M.Sc.
Ir. Ni Ketut Aryani MT.
Dr. Eng. Rony Seto Wibowo ST., MT.


Abstract

Penelitian ini merupakan bagian peta jalan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari laboratorium simulasi tenaga listrik untuk mengembangkan metode pengoperasian dan optimasi sistem tenaga listrik. Seiring dengan menurunnya cadangan energi berbasis pada fosil, pengembangan teknologi pembangkit listrik berbasis pada energi terbaharukan semakin meningkat. Di Indonesia, pemanfaatan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan dalam sistem ketenagalistrikan skala besar sudah mulai diterapkan. Di Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan, pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) 60 MW telah dioperasikan di Sistem kelistrikan PLN Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat (Sulselrabar). Adapun di Kupang Nusa Tenggara Timur, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 5 MW telah dioperasikan di sistem kelistrikan Nusa Tenggara. Ke depan, PLTS Atap diperkirakan akan semakin banyak digunakan di rumah-rumah. Untuk menyimpan energi listrik dari pembangkit listrik berbasis energi terbarukan ketika beban masih rendah, penggunaan penyimpan energi atau energy storage menjadi sangat penting. Penelitian ini akan menganalisa dampak efisiensi dan biaya charging/discharging dari energy storage pada pengoperasian sistem tenaga listrik. Selain itu, pengembangan metode operasi sistem tenaga listrik mempertimbangkan efisiensi dan biaya charging/discharging energy storage juga akan dilakukan. Permasalahan akan dirumuskan dalam bentuk dynamic DC Optimal Power Flow dan akan diselesaikan dengan pendekatan Mixed Integer Non Linier Programming. Matlab akan digunakan untuk mensimulasikan proses pemecahan masalah. Luaran dari penelitian ini adalah satu jurnal internasional terindeks SCOPUS, satu makalah seminar terindeks SCOPUS dan satu materi ajar online.