2019 : PENGEMBANGAN WISATA EDUKASI BERBASIS INDUSTRI KREATIF DI EKS LOKALISASI DOLLY

Dr. Dra. Agnes Tuti Rumiati M.Sc.
Ir. Lantip Trisunarno MT.
Dr. , Ir. Setiawan M.S.
Ir. Andy Mappa Jaya


Abstract

Hasil identifikasi masalah dan potensi yang dimiliki daerah kawasan eks lokalisasi Dolly di kajian tahun 2017 terdiri dari aspek sosial, penggunaan lahan, infrastruktur, citra ruang, dan ekonomi. Adapun potensi yang dimiliki Dolly dalam aspek sosial-masyarakat adalah sifat keterbukaan masyarakat dengan pihak eksternal, pelatihan-pelatihan yang diberikan oleh pemerintah daerah, serta dapat bertransformasi menjadi kampung percontohan dari masa yang kelam menjadi kawasan yang bersih dan produktif. Dalam aspek infrastruktur kawasan Dolly berpotensi menjadi kawasan industri kreatif karena terletak pada jaringan jalan utama dan terdapat rencana pembangunan dan pengembangan fasilitas publik. Sedangkan untuk aspek citra ruang kota, kawasan Dolly berpotensi memiliki bangunan mix-used yang dapat difungsikan sebagai landmark ataupun inti kawasan. Selanjutnya, dalam aspek ekonomi, kawasan Dolly dapat mengembangkan produk UKM yang mereka hasilkan sebagai produk khas sehingga dapat menambah peluang lapangan kerja baru. Dalam pengembangan aspek-aspek tersebut, permasalah yang dihadapi oleh masyarakat diantaranya kurang adanya inisiatif dari masyarakat sendiri untuk berembang, citra Dolly sebagai kawasan lokalisasi masih melekat, banyak bangunan eks wisma yang belum direkrontruksi dan lain sebagainya. Kajian pada tahun 2018, menghasilkan informasi mengenai program dan strategi pengembangan aspek sosial, ekonomi, dan budaya untuk setiap zona di kawasan eks-lokalisasi Dolly. Selain itu, diperoleh juga rancangan promosi sebagai bentuk lanjutan dari program pengembangan kawasan Dolly. Dalam proses mewujudkan program-program tersebut, maka perlu adanya implementasi strategi sesuai dengan visi yang telah disepakati oleh masyarakat. Sehingga pada penelitian tahun 2019 ini akan mengimplementasikan desain pengembangan kawasan wisata edukasi Dolly pada komunitas sekitar, pemerintah, dan mitra wisata. Selain itu, pada penelitian ini akan mendesain branding improvement dan campaign dengan konsep public-private-partnership, serta membentuk lembaga yang akan mengelola wisata edukasi Pengembangan kawasan eks-lokalisasi Dolly dengan melibatkan partisipasi masyarakat diharapkan sebagai bentuk pengembangan kawasan yang berkelanjutan. Kata Kunci: Pengembangan Kawasan Dolly, Partisipasi Masyarakat.