2019 : Optimasi Antidiabetes, Antibakterial, dan Antioksidan dari Capsaicin (Capsicum genus)

Prof. Dr. Taslim Ersam MS.
Sri Fatmawati S.Si., M.Sc., Ph.D.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Diabetes merupakan kelainan metabolisme yang menyebabkan kadar glukosa tinggi dalam darah (hyperglycemia) karena rusaknya pankreas (diabetes tipe 1), maupun karena ketidakefektifan kerja insulin (diabetes tipe 2). Cabe (genus Capsicum) telah dikenal sebagai perasa pedas alami. Lebih dari 50.000 varietas Capsicum di dunia telah dibudidayakan. Penelitian melaporkan capsaicin, senyawa mayor yang ditemukan dari genus Capsicum, menunjukkan aktivitas antidiabetes yang baik. Pencarian senyawa bioaktif baru dari genus ini terus dilakukan untuk penemuan bahan baku obat. Tujuan penelitian ini adalah optimasi capsaicin sebagai senyawa bioaktif antidiabetes. Selain itu, penelitian juga bertujuan mengungkap bioaktivitas dan senyawa metabolit sekunder dari Capsicum annuum. Penelitian dilakukan dengan tahapan sebagai berikut. Pertama, ekstraksi C. annuum dilakukan dengan pelarut organik yang tepat. Kemudian menganalisa profil dan aktivitas senyawa bioaktif dari ekstrak didapat dan dilakukan screening sebagai antioksidan in vitro. Selanjutnya, menganalisa ekstrak dan fraksi dan relevansinya terhadap profil metabolit sekunder dan aktivitasnya sebagai antidiabetes dan antibakterial. Target penelitian adalah publikasi di jurnal terindeks scopus dan seminar internasional. Penelitian diharapkan menghasilkan laporan ilmiah berupa senyawa bioaktif baru dari ekstrak C. annuum yang efektif sebagai antidiabetes, antibakterial, dan antioksidan. Penelitian ini juga akan dipatenkan.