2020 : PEMISAHAN DAN PEMURNIAN SENYAWA SQUALENE PADA DAUN NYAMPLUNG (CALOPHYLLUM INOPHYLLUM L.)

Setiyo Gunawan S.T., Ph.D
Hakun Wirawasista Aparamarta S.T, M.MT, Ph.D

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Di era globasisasi ini penyakit kanker merupakan penyakit yang tidak menular tetapi menjadi penghalang untuk meningkatkan harapan hidup di dunia. Kanker yang terjadi pada organ pernapasan atau paru-paru menjadi kanker pembunuh nomor satu di dunia dan Indonesia. Oleh karena itu para penderita kanker di dunia, perlu penanganan khusus dan diberikan obat agar memiliki angka harapan hidup yang tinggi. Kemoterapi pengobatan kanker yang terkenal dengan membunuh atau menghentikan perkembangan sel yang aktif. Hal ini berdampak yang terbunuh tidak hanya sel kanker, melainkan sel-sel yang baik bagi tubuh juga, selain itu biaya untuk pengobatan kemoterapi cukup tinggi. Hal ini menyebabkan beberapa peneliti mencari solusi lain. Salah satunya dengan pengembangan dan isolasi senyawa boaktif yang terdapat dalam tanaman. Tanaman nyamplung dikenal sebagai tanaman yang memiliki banyak manfaat, salah satunya sebagai obat sebab memiliki banyak kandungan bioaktif. Squalene merupakan senyawa bioaktif yang terdapat pada tanaman nyamplung yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Diharapkan pada penelitihan ini nantinya mampu menjadikan senyawa squalene sebagai obat herbal yang dapat digunakan sebagai penghambat dan terapi penyembuhan. Penelitihan ini memiliki target untuk mengisolasi dan memurnikan senyawa squalene hingga >99% dengan metode pemurnian Microwave-assisted Extraction (MAE), batchwise solven extraction (BSE) dan kombinasi MAE-BSE yang nantinya akan dianalisa dengan TLC, GC serta GC-MS. Untuk mengetahui kandungan senyawa bioaktif uji TPC, TFC, Antioxidant Activity diperlukan. Sedangkan untuk tahapan selanjutnya diharapkan mampu mengimplementasikan bahwa senyawa squalene dapat digunakan sebagai pengobatan kanker yang lebih aman dengan melakukan analisa toksisitas.