2019 : PENGEMBANGAN POLA DESAIN PARTISI MODULAR DENGAN METODE ANALOGI PADA INTERIOR BANGUNAN

Ninditya Nareswari M.Sc
Ir. R. Adi Wardoyo
Ir. Nanik Rachmaniyah
Thomas Ari Kristianto S.Sn., MT
Aria Weny Anggraita ST., M.MT
Ede Mehta Wardhana S.T., M.T
Mariyanto S.Si., M.T
Lucky Putri Rahayu S.Si., M.Si.
Ervin Nurhayati S.T.,M.T.,Ph.D
Murry Raditya S.T., M.T.
Sefi Novendra Patrialova S.Si., M.T
Maratus Sholihah S.T., M.T
Iftita Rahmatika S.T., M.Eng
Okta Putra Setio Ardianto S.T.,M.T
Ardi Nugroho Yulianto S.T.,M.T
Gita Marina Ahadyanti S.T., M.T
Adhi Iswantoro S.T.,M.T
Fadilla Indrayuni Prastyasari S.T., M.Sc
BANU PRASETYO S.FIL.,M.FIL
Muhammad Luthfi Shahab S.Si.,M.Si


Abstract

Interior bangunan memiliki suasana dan nuansa interior yang terbentuk berdasarkan aktivitas penggunanya. suasana Interior dibentuk melalui 7 elemen dasar Interior yaitu ruang, garis, bentuk, pencahayaan, tekstur, dan pola, dengan elemen pengisi ruang yaitu furniture, asesoris, elemen estetis,dll. Partisi merupakan bagian dari furniture pada interior. Perubahan suasana pada interior dapat dilakukan dengan mengganti beberapa elemen interior. Desain furniture modular dapat merubah suasana interior dengan cepat. Mengacu pada jenis aktivitas diruang tersebut maka adanya desain furniture modular dapat memenuhi kebutuhan aktivitas didalammnya. Secara sederhana suasana pada interior dapat berubah bila salah satu elemen interiornya dirubah. Partisi saat ini menjadi bagian yang cukup penting pada elemen interior. Furngsi partisi adalah sebagai pemisah area untuk aktivitas berbeda. partisi juga dapat berfungsi sebagai dekoratif ruang. Partisi yang dapat berubah komposisinya dapat merubah suasana disekitarnya. Komposisi Pola atau pattern pada partisi juga dapat menjadi pembentuk suasana Pola memiliki banyak pengaruh terhadap suasana disekitarnya. Hampir sama dengan tekstur pola juga menambah kesan dan daya tarik pada ruang. Pola dapat digunakan sebagai karakter ruang. Pola atau pattern pada suatu interior dapat membentuk dan melengkapi suasana interior. Pola dapat mengacu pada suasana interior dan menjadi ornament interior yang berfungsi dekoratif. Pola menyesuaikan dengan nuansa ruang, melalui bentuk, komposisi, irama, ukuran, pola dapat menjadi point of view pada ruang. Pada penelitian ini akan mengembangkan jenis-jenis pola yang diperoleh melalui proses pencarian ide secara analogi terhadap suatu bentuk keanekaragaman flora dan fauna. Pola yang diperoleh akan diolah dan dikomposisikan bersusun, melalui komposisi skala, proporsi, keseimbangan, irama, dan kesatuan. Mengkomposisian pola secara kreatif dengan mengacu pada beberapa nuansa interior yang sering digunakan saat ini. Komposisi tersebut akan diaplikasikan pada partisi interior. Pola-pola tersebut dibagi menjadi beberapa modul yang nantinya dapat dirangkai menjadi partisi modular yang dapat dirubah susunan modulnya. Partisi ini nantinya dapat digunakan untuk berbagai aktivitas pada berbagai Interior bangunan. Kata Kunci: Pola, Pattern, analogi, Partisi, Modular