2019 : KAJIAN FUTURE CORPORATE CULTURE INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SEBAGAI UNIVERSITAS UNGGUL DAN BERDAYA SAING TINGGI MENGGUNAKAN AGENT BASED MODELLING

Dr.Ir. Sri Gunani Partiwi M.T.
Dyah Santhi Dewi S.T, M.Eng.Sc, Ph.D
Arief Rahman ST., M.Sc
Anny Maryani ST., M.T.


Abstract

Corporate Culture (CC) atau Budaya Korporasi merupakan turunan dari visi misi organisasi yang akan menjadi bagian dari perencanaan strategis suatu organisasi. Corporate Culture yang dituangkan kedalam susunan Tata Nilai atau Core Value (CV). harus selalu menjadi acuan perilaku setiap pegawai dalam melaksanakan proses bisnis organisasi. Bilamana setiap pegawai menerapkan dengan baik Tata Nilai Organisasi, maka semestinya tujuan strategis organisasi akan dapat dicapai dengan lebih efektif dan efisien. Namun bilamana masih ditemukan indikasi perilaku kontradiktif, seperti tidak puas dengan gaji atau insentif, tidak proaktif, saling menyalahkan, disiplin yang rendah, tidak mampu menggerakkan bawahan, motivasi kerja rendah, dan lainnya, maka indikasi penanaman dan penerapan nilai budaya organisasi perlu dievaluasi. Perilaku kontradiktif dalam organisasi juga bisa disebabkan karena sangat berbedanya tata nilai organisasi dengan tata nlai pegawai. Kurangnya implementasi penerapan tata nilai organisasi dapat menjadi salah satu penyebab budaya korporasi tidak terbentuk dengan baik. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum dituntut agar semakin produktif. Budaya korporasi belum tumbuh dengan baik dan masih terdapat indikasi perilaku kontrakdiktif bahkan perilaku yang tidak mau mengikuti perubahan organisasi menjadi lebih maju. Sehinga sangat diperlukan suatu evaluasi dan analisis terkait budaya korporasi yang harus dicanangkan sebagai bagian dari rencana strategis ITS. Penelitian ini akan melakukan observasi dan penggalian Core Value ITS dengan orientasi pada bentuk organisasi ITS dimasa depan atau Future Corporate Culture. Permodelan berbasis agent diperlukan untuk mensimulasikan interaksi perilaku manusia dalam organisasi yang bersifat dinamis dan komplek.