2020 : AGENT-BASED MODEL MENGENAI STRATEGI PRICING UNTUK SUPPLIER-RETAILER SUPPLY CHAIN DENGAN MEMPERTIMBANGKAN BATASAN KAPASITAS PENJUALAN RETAILER

Prof. Ir. I Nyoman Pujawan M.Eng.Ph.D.
Dr. Lila Yuwana S.Si., M.Si.
Dody Hartanto ST., MT.
Niniet Indah Arvitrida ST, MT.


Abstract

Strategi pricing (penetapan harga) merupakan salah satu cara perusahaan untuk dapat berkompetisi di pasar. Efektivitas strategi pricing di level retailer dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya perilaku pemasok/supplier, perilaku kompetitor, perilaku konsumen dan format retailer yang mempengaruhi kapasitas penjualan. Retailer perlu menggunakan strategi pricing yang tepat berdasarkan format ritel/kapasitas penjualan mereka karena stock-out dapat terjadi jika retailer tidak memiliki kapasitas yang memadai untuk melakukan promosi. Jika stock-out terjadi dalam jumlah yang signifikan, maka dapat mempengaruhi kemampuan supply chain (supplier-retailer) dalam memenuhi kebutuhan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh kompetisi retailer dengan kapasitas dan strategi promosi yang berbeda terhadap profit, penjualan dan lost sales retailer, pendapatan pemasok, dan supply chain fill rate terhadap permintaan pasar. Pendekatan agent-based modeling digunakan untuk memodelkan kompleksitas interaksi antar faktor yang berpengaruh di lingkungan yang kompetitif dengan perilaku masing-masing agent yang heterogen. Tiga jenis agent akan dimodelkan dalam studi ini, yaitu retailer, pemasok, dan konsumen. Barang yang ditransaksikan dalam model tersebut direpresentasikan sebagai produk fungsional, dimana produk tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi baik bagi peneliti maupun praktisi dalam menentukan strategi pricing yang tepat dalam kondisi kompetisi pasar tertentu. Selain itu, studi ini juga diharapkan dapat memberikan building block untuk studi-studi mengenai pricing strategy yang melibatkan supplier dan retailer berikutnya.